Malam takbiran,, arus lalu lintas di Tebing Tinggi-Sumut padat

Arus lalu lintas kendaraan roda dua dan roda empat pada malam takbiran Idul Fitri 1443 Hijiah yang melintas di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Ahad (1/5) malam terpantau padat merayap.

Personel dari Dinas Perhubungan dan Polantas Tebing Tinggi sudah melakukan rekayasa lalu lintas sesuai rencana demi mengurai lalu lintas agar dapat berjalan.

Beberapa ruas jalan utama yang memasuki inti kota dijadikan satu jalur guna menghindari penumpukan kendaraan.

Personel Dishub Tebing Tinggi Burhanuddin mengatakan arus lalu lintas sejak siang hari terus bertambah sampai dengan malam ini.

"Dan biasanya semakin malam akan semakin padat, untuk itu kami akan terus bersiaga 24 jam di titik-titik rawan macet," katanya.

Sementara pada Ahad (1/5) siang, Kapolda Sumut Irjen Pol. RZ.Panca Putra Simanjuntak langsung memantau kondisi lalu lintas dari persimpangan jalan Kampung Keling dan Simpang Beo.

Kapolda memantau langsung kendaraan arus mudik Medan-Tebing Tinggi - Batu Bara - Pematang Siantar yang berpisah di persimpangan tersebut.

Kadishub Tebing Tinggi Manahan Guntur Harahap mengatakan pihaknya mengerahkan personelnya untuk turun ke lapangan terutama jam-jam padat berkoordinasi dengan Polres Tebing Tinggi.

Selain mengamankan kendaraan di jalur lintas juga mengatur kendaraan yang parkir di pinggir jalan agar tidak menghambat arus lintas.

"Tebing Tinggi ini merupakan jalur lintas. Di inti kota, meskipun tidak ada takbiran keliling namun jalan cukup padat, " demikian Manahan Guntur Harahap.

Baca juga: Polres Tebing Tinggi siapkan rekayasa lalu-lintas arus mudik

Baca juga: Forkopimda Sumut tinjau kesiapan Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi

Baca juga: Kapolda Sumut pastikan kesiapan pelayanan jalan tol Tebing Tinggi

Baca juga: Tebing Tinggi gelar kain hingga roti ketawa di Kampung Ramadhan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel