Malam Takbiran Maut Bagi Nadhif, Tewas Terbelah Akibat Ledakan Petasan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Buntut ledakan petasan pada sebuah rumah di Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Rabu 12 Mei 2021 malam kemarin, seorang warga bernama Nadhif meregang nyawa.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri, Inspektur Satu Rizkika Atmadha membenarkan hal tersebut. Pasca menerima laporan dari warga, pihaknya langsung menuju lokasi. Mereka juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Berdasarkan laporan masyarakat tersebut, petugas ucapnya kepada wartawan, Kamis 13 Mei 2021.

Dirinya merinci, kejadian nahas itu terjadi sekira pukul 20.15 WIB kemarin malam. Pada malam takbiran itu, saksi bernama Shodiq dan Nurul tengah berada di dapur. Berdasar keterangan saksi Shodiq, dirinya mendengar satu kali suara ledakan.

Usut punya usut, ternyata ledakan berasal dari petasan. Kata saksi, ledakan petasan membuat seisi rumah berantakan. Hal tersebut sampai membuat korban yang tak lain adalah Nadhif berpulang.

"Dan mengakibatkan korban Nadhif meninggal dunia," katanya.

Sebelum ledakan terjadi, ternyata korban tengah merakit sebuah petasan. Akibat ledakan cukup dahsyat. Pasalnya, tubuh korban sampai terbelah jadi dua bagian.

"Iya (tubuh korban terbelah menjadi dua)," ujar dia.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya pun telah menetapkan satu orang sebagai tersangka. Dia adalah pria bernama Wildan. Wildan diketahui turut serta dalam rencana pembuatan petasan dengan korban.

"Sudah ditetapkan (tersangka) satu orang atas nama Wildan," katanya.

Baca juga: Korban Meninggal Ledakan Petasan di Kebumen Jadi 4 Orang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel