Malang Jadi yang Pertama di Jatim Gelar Vaksinasi Ketiga bagi Nakes

·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, Kota Malang menjadi daerah pertama yang melakukan suntik vaksin dosis ketiga bagi tenaga kesehatan (nakes). Vaksin yang digunakan pada dosis ketiga ini berjenis moderna.

Vaksinasi dosis ketiga untuk para nakes dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Khofifah menganggap langkah ini akselerasi percepatan vaksinasi. Selain dosis ketiga untuk nakes, vaksinasi ini juga dilakukan kepada penyandang disabilitas.

"Kami dengan UMM sudah rakor untuk bagaimana bisa membangun kerja sama akselerasi vaksinasi. Di sini juga dilakukan vaksinasi difabel dan vaksinasi nakes dosis 3. Untuk difabel vaksinnya sinopharm, khusus difabel usia 18 tahun ke atas. Kemudian untuk nakes vaksin ketiga jenis vaksinnya adalah moderna," kata Khofifah, Senin, 2 Agustus 2021.

Khofifah mengatakan, vaksin sinopharm baru datang Rabu pekan lalu. Setelah tiba di Jatim, lalu langsung dikirim ke tempat penyimpanan milik Dinas Kesehatan Kota Malang. Selanjutnya, dia berkoordinasi dengan UMM dan sepakat untuk memulai vaksinasi bagi nakes untuk dosis ketiga dan menjadi yang pertama di Jatim.

"Karena vaksinnya baru Rabu kemarin datangnya kemudian kami koordinasi dan UMM bersedia memulai vaksinasi SDM kesehatan. Semua vaksin ini sudah ada di cool storage-nya Dinkes Kota Malang. Jadi Kota Malang ini daerah pertama penggunaan vaksin moderna untuk vaksinasi ketiga bagi nakes dan sinopharm bagi difabel," ujar Khofifah.

Khofifah mengatakan wilayah Malang Raya diminta saling berkoordinasi dalam pelaksanaan vaksinasi dosis tiga untuk nakes. Sebab, vaksin moderna sudah dikirim ke Dinkes Kota Malang. Vaksin dosis ketiga ini demi menjaga para nakes dari paparan COVID-19.

"Karena vaksinnya masih ada berarti Kota Malang masih punya kesempatan pertama untuk mendapatkan vaksinasi tahap 3 dan difabel di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Silakan berkoordinasi karena vaksin itu ada di Dinkes Kota Malang," tutur Khofifah.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel