Malaysia Airlines tangguhkan pengiriman jet Boeing 737 MAX karena grounding

KUALA LUMPUR (Reuters) - Malaysia Airlines mengatakan pada Rabu bahwa pihaknya menangguhkan pengiriman 25 jet Boeing 737 MAX, dengan alasan penundaan pesawat kembali mengudara sejak di-"grounded" tahun lalu menyusul dua kecelakaan fatal.

"Mengingat penghentian produksi dan penundaan pesawat 737 MAX kembali mengudara, Malaysia Airlines telah menangguhkan pengiriman pesanannya," kata maskapai yang sedang kesulitan itu melalui email.

Maskapai itu dijadwalkan menerima pengiriman 737 MAX pertamanya pada Juli 2020, tetapi tahun lalu chief executive-nya mengatakan pengenalan layanan bisa bergeser lebih dari itu.

Boeing melaporkan pesanan tahunan terburuk dalam beberapa dekade pada Selasa, bersama dengan jumlah terendah untuk pengiriman pesawat dalam 11 tahun, karena "grounding" 737 MAX membuatnya jatuh jauh di belakang pesaing utama Airbus.

Boeing tidak segera menanggapi permintaan komentar tentang keputusan Malaysia Airlines untuk menangguhkan pengiriman pesanannya.

Pemerintah Malaysia sedang mencari pembeli untuk maskapai yang penuh utang itu, yang masih belum pulih dari dua tragedi pada 2014, ketika penerbangan MH370 menghilang dalam apa yang sampai sekarang masih menjadi misteri dan penerbangan MH17 yang ditembak jatuh di bagian timur Ukraina.