Maldini Sebut Presiden Jokowi Tidak Pernah Meminta Iwan Bule Tetap Menjadi Ketua PSSI

Bola.com, Jakarta - Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) bidang Komunikasi dan Media, Faldo Maldini, memastikan Presiden Jokowi dan Pratikno tidak pernah meminta Mochamad Iriawan alias Iwan Bule untuk tetap menjadi Ketua PSSI.

Sebelumnya, Iwan Bule dipanggil Pratikno ke Gedung Utama Kemensesneg di Jakarta Pusat pada Rabu (26/10/2022).

"Presiden dan Mensesneg tidak pernah menyampaikan harapan agar Pak Iriawan terus duduk sebagai Ketua PSSI," ujar Faldo Maldini dinukil dari Liputan6.com.

"Kepemimpinan PSSI harus mengikuti Statuta FIFA dan mekanisme keorganisasian," jelas Faldo Maldini.

Pemerintah Tidak Intervensi PSSI

Faldo Maldini (Foto: Instagram)
Faldo Maldini (Foto: Instagram)

Faldo Maldini mengungkapkan bahwa pemerintah tidak ingin mengintervensi dan ikut campur terkait PSSI.

Pria berusia 32 tahun itu juga menjelaskan bahwa pemerintah hanya mengikuti aturan main yang berlaku.

Beredar kabar bahwa Iwan Bule disebut mendapatkan dukungan dari Jokowi untuk tetap menjadi Ketua PSSI setelah bertemu dengan Pratikno.

Hoaks

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan telah melaporkan kepada Jokowi terkait hasil kesimpulan dan rekomendasi kasus Kanjuruhan.

Hasilnya, Iriawan dan jajaran Komite Eksekutif (Exco) PSSI dipersilakan untuk mundur dan PSSI didesak untuk segera menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

"Jadi, klaim pemerintah berpihak dan mendukung, untuk menjadikan seseorang Ketua PSSI atau melanjutkan jabatan Ketua PSSI itu tidak benar," imbuh Faldo Maldini.

Transformasi Sepak Bola Indonesia

Faldo Maldini menjelaskan bahwa transformasi sepak bola Indonesia menjadi tanggung jawab bersama dengan ada atau tidak adanya tragedi Kanjuruhan.

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyebut bahwa PSSI adalah pemangku kepentingan utama di sepak bola Indonesia.

"Soal kasus hukum, harus dituntaskan seadil-adilnya. Semua yang bersalah harus dihukum, tanpa pandang bulu," imbuh Faldo Maldini.