Malut siap dampingi Papua ke babak enam besar sepak bola putra

·Bacaan 1 menit

Tim sepak bola putra Maluku Utara (Malut) siap mendampingi tuan rumah lolos ke babak enam besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua kendati menelan kekalahan di pertandingan kedua Grup A, demikian disampaikan oleh pelatih kepala Rachmat M. Rivai.

Malut kalah 1-3 melawan Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat. Hasil itu memastikan langkah Papua ke babak enam besar sekaligus juara Grup A.

Kendati kalah, Rachmat tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya, terlebih Malut sempat memimpin lebih dulu atas Papua berkat gol Sunawan Rusni pada menit ke-15.

"Kita semua tahu persiapan matang yang dilakukan oleh tim Papua, saya mengapresiasi perjuangan para pemain walau hasilnya seperti tadi," kata Rachmat saat ditemui selepas laga.

"Kami tetap mensyukuri capaian ini. Sambil berjalan kami terus berbenah lah," ujarnya menambahkan.

Malut saat ini menempati posisi kedua klasemen Grup A berbekalkan keunggulan selisih gol dibandingkan Jawa Barat. Malut defisit satu, sedangkan Jabar defisit tiga.

Rachmat mengaku telah menyampaikan kepada anak-anak asuhnya untuk segera melupakan kekalahan dari Papua dan berjuang mengerahkan nasib di atas lapangan saat menghadapi Jabar agar bisa mendampingi tuan rumah ke babak enam besar.

"Besok kami memang laga hidup mati, saya sampaikan kepada para pemain agar segera melupakan hasil pertandingan tadi," katanya.


"Yang tadi itu sudah cerita mati, kami harus fokus ke depan untuk satu tiket mendampingi Papua," tutup Rachmat.

Pertandingan penutup Grup A akan dimainkan serempak pada Minggu 3 Oktober pukul 15.00 WIT.

Malut menghadapi Jabar di Stadion Mahacandra, sementara Papua bertemu Nusa Tenggara Timur di Stadion Mandala.

Baca juga: Papua perlakukan laga versus Maluku Utara pertandingan final
Baca juga: Tuan rumah juarai Grup A dan enam besar sepak bola putra PON Papua
Baca juga: Jadwal sepak bola putra PON Papua: tuan rumah di ambang enam besar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel