Mampu Bayar Pembunuh Istrinya Ratusan Juta Rupiah, Kekayaan Kopda Muslimin Diselidiki

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim gabungan Kepolisian dan Kodam IV Diponegoro masih melakukan penyelidikan terkait kekayaan Kopda Muslimin. Personel TNI ini sebelumnya menjanjikan upah ratusan juta rupiah kepada pembunuh bayaran untuk menghabisi istrinya.

"Soal kekayaan masih diselidiki. Untuk senpi pasti juga dilakukan penelusuran senjata api yang digunakan pelaku," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Selasa (26/7).

Terkait upah yang diberikan, berdasarkan keterangan pelaku penembakan atau eksekutor telah menerima kompensasi dari Kopda Muslimin senilai Rp120 juta. Nilai itu masih sebagian dari total upah yang dijanjikan senilai Rp 200 juta dan satu unit kendaraan roda empat.

"Jadi kalau penembakan mengenai korban meninggal dunia akan diberi bonus Rp200 juta. Baru dikasih pembayaran Rp120 juta itu plus mobil Yaris. Totalnya Rp400 juta," ungkapnya.

Kopda Muslimin diketahui menghilang seusai istrinya menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal pada Senin (18/7).Terakhir, Kopda Muslimin sempat mengantar istrinya ke rumah sakit dan sempat memberikan upah kepada eksekutor tak jauh dari rumah sakit tempat istrinya dirawat. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel