MAN Insan Cendekia Serpong jadi sekolah terbaik versi LTMPT 2022

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong menjadi yang terbaik dari 1.000 sekolah unggulan seperti yang dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Dalam perolehan rerata nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022, MAN IC Serpong memperoleh total nilai 666,494 atau peringkat pertama dari 1.000 sekolah terbaik di seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah, dua tahun berturut-turut, MAN IC Serpong mempertahankan posisinya sebagai yang terbaik dari 1.000 sekolah berdasarkan hasil rerata nilai UTBK. Ini menjadi semacam penegasan bahwa madrasah ini memang unggulan dan kompetitif," ujar Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: UN baru mulai, 6 siswa madrasah diterima kuliah di luar negeri

Menurut Menag, ada dua madrasah yang masuk lima besar Top 1.000 pada 2022. Selain MAN IC Serpong, MAN IC Pekalongan berhasil menempati ranking empat dengan nilai total 637,499.

Di banding 2021, MAN IC Pekalongan mengukir lonjakan prestasi yang signifikan hingga 30 peringkat. Adapun lima peringkat terbaik ini, yakni MAN IC Serpong (666,494), SMA Katolik ST Louis 1 Surabaya (641,482), SMA Pradita Dirgantara Boyolali (640,747), MAN IC Pekalongan (637,499), dan SMAN 8 Jakarta (635,347).

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M. Ali Ramdhani mengatakan lonjakan prestasi madrasah berdasarkan rerata nilai UTBK pada 2022, secara umum meningkat tajam. Pada urutan pertama hingga 61, ada 10 madrasah peraih nilai rerata tertinggi UTBK.

Menurutnya, semuanya madrasah itu mengalami kenaikan peringkat dibanding pada 2021, kecuali MAN IC Gorontalo yang turun 10 tingkat.

Baca juga: Kemenag rekrut 160 guru MAN IC dan pembina asrama

Baca juga: MAN IC dipilih karena ada keseimbangan ilmu dan akhlak

"Bagi kami ini bukan semata prestasi dan keberhasilan, tapi akses yang semakin luas bagi masyarakat untuk mendapat kesempatan belajar di madrasah berkualitas," kata dia.

Sebelumnya, Ketua LTMPT Mohammad Ashari mengatakan pemeringkatan itu bukan untuk memunculkan sekolah favorit, melainkan jawaban bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana posisi SMA/MA sederajat.