Man of The Match Bali United Vs PSIS di BRI Liga 1: Joko Ribowo, Sang Palang Pintu Terakhir yang Tangguh

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Sleman - PSIS Semarang masih bercokol di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 19 poin setelah menahan imbang Bali United pada pekan kesepuluh BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (31/10/2021).

Itu artinya, hanya Persib Bandung satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan Laskar Mahesa Jenar. Itupun PSIS Semarang hanya kalah satu gol saja.

PSIS yang menahan imbang Bali United, tidak bisa lepas dari berbagai kritikan. Suporter mereka di media sosial mengatakan permainan PSIS masih belum greget.

Terlepas dari berbagai kritikan, PSIS wajib berterima kasih kepada Joko Ribowo. Di bawah mistar gawang, dia mampu tampil apik. Kondisi inilah yang membuat dia layak diganjar sebagai man of the match.

Dari data statistik, dia berhasil menepis empat peluang Bali United yang mengarah langsung ke gawangnya. Yang paling krusial adalah saat dia berhasil menghalau sundulan penyerang Bali United Ilija Spasojevic.

Jika tangannya tidak mengenai bola sundulan Spaso sedikit saja, bisa jadi PSIS Semarang akan menelan kekalahan kedua.

Lalu ada serangan dari Melvin Platje. Melvin yang sudah berdiri bebas tanpa kawalan di kotak penalti, mencoba untuk melakukan sepakan. Untungnya Joko lebih sigap dengan menyambar bola lebih dulu.

Tembok Kukuh

Pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Bali United dan PSIS Semarang saling adu serangan namun laga berlangsung dengan alot. Laga berlangsung cukup keras. Sejumlah peluang sempat tercipta, tapi sayangnya tak tercipta satu gol pun di laga ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Bali United dan PSIS Semarang saling adu serangan namun laga berlangsung dengan alot. Laga berlangsung cukup keras. Sejumlah peluang sempat tercipta, tapi sayangnya tak tercipta satu gol pun di laga ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Penampilan apik Joko Ribowo di bawah mistar gawang PSIS dan ditambah dengan tembok kukuh di lini pertahanan, membuat Pelatih Bali United sedikit geram.

Dia kecewa karena sejak menit pertama, Bali United menguasai jalannya pertandingan.

Lini serang PSIS bahkan tidak bisa berkutik sama sekali dengan hanya menciptakan satu peluang saja yang mengarah ke gawang nadeo Arga Winata.

PSIS Main Kompak

Bali United tampil dominan dengan 58 persen penguasaan bola. Klub berjulukan Serdadu Tridatu itu juga melepaskan empat tembakan akurat ke gawang PSIS, namun tak ada yang menjadi gol. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Bali United tampil dominan dengan 58 persen penguasaan bola. Klub berjulukan Serdadu Tridatu itu juga melepaskan empat tembakan akurat ke gawang PSIS, namun tak ada yang menjadi gol. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

“Kami tidak senang. Kami tidak bisa cetak gol. Padahal kami tampil menyerang dan mengontrol pertandingan (sejak babak pertama). Kami akhirnya kehilangan dua poin karena tidak bisa mencetak gol,” terang Teco.

Tidak memberikan ruang gerak yang bebas kepada Ilija Spasojevic dkk juga berdampak positif untuk PSIS. Sampai-sampai Eber Bessa harus selalu dihentikan oleh pemain PSIS.

“Malam ini kami bermain bagus dan sangat kompak. kami tidak memberikan ruang untuk Bali United,” ucap pelatih PSIS Semarang Ian Andrew Gillan.

Yuk Tengok Posisi PSIS dan Bali United

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel