Man of the Match Persik vs Arema FC: Tendangan Pojok Penting Bagas Adi Nugroho Sang Stopper

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Bantul - Arema FC mampu mengawali pertandingan seri ketiga BRI Liga 1 2021/2022 dengan mengemas tiga angka. Tim Singo Edan menang 3-2 atas Persik Kediri pada pekan ke-12 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) malam.

Persik Kediri mampu unggul dulu berkat Youssef Ezejjari pada menit ke-31 setelah memanfaatkan umpan terobosan Dionatan Machado. Tapi, Arema kemudian membalasnya dengan tiga gol beruntun di babak pertama.

Para pencetak gol Arema adalah eksekusi penalti Carlos Fortes (33’), Johan Alfarizi (43’) dan Feby Eka Putra (45'+4). Persik sempat memperkecil kedudukan lagi-lagi berkat Youssef Ezejjari melalui titik putih pada menit 78'.

Tapi, bukan lima nama pencetak gol itu yang mampu mencuri perhatian dalam pertandingan. Adalah Bagas Adi Nugroho yang tampil sebagai pembeda dan berperan penting membawa timnya memetik kemenangan.

Bagas adalah aktor di balik gol Alfarizi dan Feby yang sama-sama lahir melalui tendangan sudut. Dia mampu menempatkan bola dengan baik dengan menggunakan tendangan kaki kirinya dari sudut kanan serangan Arema.

Yang pertama, sepakannya diarahkan kepada Feby yang disambut dengan sundulan. Bola masuk ke gawang, tapi mengenai pemain Persik. Alfarizi lantas menyambarnya dan berbuah gol pembalik kedudukan.

Kemudian, Bagas Adi Nugroho lagi-lagi mampu menempatkan bola kepada Sergio Silva yang memiliki postur cukup jangkung. Bedanya, bola mengenai Sergio Silva yang kemudian diselesaikan dengan tembakan kaki kanan oleh Feby.

Anomali

Pemain Arema FC, Johan Farizy (tengah), berlari merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Pemain Arema FC, Johan Farizy (tengah), berlari merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persik Kediri dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (19/11/2021) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Total, Arema membukukan tujuh tendangan sudut, dan dua di antaranya melahirkan gol yang diawali oleh Bagas. Menariknya, pemain berusia 24 tahun itu sebenarnya berposisi sebagai bek tengah di skuat Arema FC.

Tentu saja ini menjadi anomali dalam sebuah tim. Biasanya, eksekutor tendangan pojok adalah gelandang atau winger yang dikenal memiliki kemampuan mengirim umpan terukur. Bek tengah juga umumnya ditugasi di depan gawang lawan karena berpostur tinggi.

Tapi, Bagas adalah bek tengah yang berbeda. Dia dibekali dengan kemampuan melepas tendangan bola mati. Tak jarang, pemain satu ini juga mendapat kesempatan melepas tendangan bebas dengan kekuatan kaki kirinya.

Apa yang ditunjukkan oleh Bagas membuatnya layak menjadi man of the match pertandingan ini. Dia mampu menjadi rekan duet yang pas bersama Sergio Silva mengawal jantung pertahanan tim asal Malang tersebut.

Di sisi lain, penampilan Youssef Ezejjari juga tak kalah memukau dengan brace yang dicetaknya. Dia pun tercatat sebagai top scorer sementara BRI Liga 1 dengan 10 gol. Sayang, dua gol disumbangnya di laga ini tak mampu membuat Persik meraih poin.

Persaingan di BRI Liga 1 2021/2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel