Man of The Match Thailand Vs Vietnam di Semifinal Piala AFF 2020: Benteng Kokoh Thailand Bernama Manuel Bihr, Next Timnas Indonesia!

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Thailand akan menjadi lawan Timnas Indonesia di babak final Piala AFF 2020. The War Elephant-julukan Thailand melaju ke final setelah menahan imbang Vietnam di laga leg kedua babak semifinal, Minggu (26/12/2021).

Laga yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura itu berakhir imbang 0-0. Thailand berhak melaju ke final Piala AFF 2020 sebab di leg pertama tim asuhan Alexandre Polking menang 2-0 atas Vietnam.

Di laga itu Vietnam langsung tancap gas di awal babak pertama. Nguyen Quang Hai dan kolega benar-benar membuat pertahanan Thailand kocar-kacir di awal babak pertama.

Namun, perlahan pertahanan Thailand mampu mengendalikan situasi. Pilihan formasi lima bek yang dipilih Polking sejak awal babak kedua benar-benar efektif untuk meredam serangan Vietnam.

Salah satu bek tengah Thailand, Manuel Bihr layak mendapatkan kredit tersendiri di laga ini. Bek keturunan Jerman itu benar-benar jadi benteng kokoh The War Elephant di pertandingan ini.

Bihr bermain penuh sepanjang 90 menit. Selain itu pemain berusia 28 tahun itu juga mampu melakukan delapan kali sapuan, tiga tekel, dan enam kali memenangkan duel melawan pemain Vietnam. Hebatnya, tak sekalipun Bihr melakukan pelanggaran di laga ini. Artinya ia memainkan laga dengan bersih.

Korbankan Diri

Piala AFF - Ilustrasi Profil Tim Thailand (Bola.com/Adreanus Titus)
Piala AFF - Ilustrasi Profil Tim Thailand (Bola.com/Adreanus Titus)

Tak hanya itu, Bihr juga sangat berkomitmen dalam menjaga pertahanan Thailand di laga ini. Salah satu bukti kuatnya komitmen Bihr adalah saat akhir babak kedua.

Ia rela kepalanya ditendang penyerang Vietnam yang sedang melakukan tendangan salto. Kenekatan Bihr itu membuat bola tidak sampai ke kaki pemain Vietnam dan berhasil ia jauhkan dari area kotak penalti.

Selain itu, Bihr juga tak hanya piawai dalam bertahan. Persentase kesuksesan umpannya yang mencapai 86 persen di laga ini menunjukkan dirinya juga bisa diandalkan dalam membangun serangan dari lini belakang.

Tantangan Besar Bagi Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia, Alberto Goncalves (tengah) mencoba lolos dari kawalan pemain Thailand, Manuel Tom Bihr pada laga Grup G Penyisihan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama GBK, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Indonesia kalah 0-3. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Penyerang Timnas Indonesia, Alberto Goncalves (tengah) mencoba lolos dari kawalan pemain Thailand, Manuel Tom Bihr pada laga Grup G Penyisihan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama GBK, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Indonesia kalah 0-3. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Di laga ini, Mano Polking sebenarnya menurunkan formasi empat bek di babak pertama. Namun, sejak awal babak kedua, ia menggunakan formasi 5-4-1 dengan memasukkan bek tengah yang lain, Elias Dolah.

Bersama dengan Bihr dan Kritsada, kehadiran Dolah kian membuat kokoh lini belakang Thailand. Ketiga bek ini sama-sama punya kekuatan dalam hal postur yang tinggi dan kemampuan membaca situasi dengan baik.

Pilihan opsi lima bek yang dilakukan Polking ini bisa jadi pelajaran dan tantangan yang menarik bagi skuad Indonesia di laga final nanti. Sebab, di Piala AFF 2020, kedua tim ini belum pernah bertemu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel