Manajemen Arema FC segera bangun pusat pelatihan terintegrasi

Manajemen Arema FC segera membangun pusat pelatihan (training center) terintegrasi pada lahan seluas kurang lebih 2,8 hektare yang terletak di wilayah Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur.

Manajer Elite Pro Akademi Arema, Ganesya Widya Pramana dalam jumpa pers di Kota Malang, Jumat, mengatakan bahwa training center yang akan dibangun tersebut direncanakan akan menjadi pusat pelatihan terintegrasi, bukan hanya untuk pengembangan sepak bola saja.

"Training center ini, akan dipergunakan untuk multi olahraga dan terintegrasi," kata Ganesya.

Ganesya menjelaskan, ada sejumlah fasilitas yang dipersiapkan di training center tersebut, diantaranya adalah lapangan utama, dua lapangan sepak bola kecil dan sejumlah fasilitas lainnya yang bisa dipergunakan para pendukung Arema FC untuk menggelar sejumlah kegiatan.

Menurutnya, training center tersebut nantinya juga akan dipergunakan untuk mengembangkan Akademi Arema FC untuk menghasilkan para pemain muda yang berkualitas. Rencananya, training center itu juga akan dipergunakan tim Arema FC untuk berlatih.

"Presiden Arema FC menyampaikan, salah satu mimpi kita adalah memiliki tim akademi yang kuat. Oleh karena itu, kita menyediakan fasilitasnya," katanya.

Ia menjelaskan, training center yang disebutkan tidak jauh berada dari pintu tol Madyopuro, Kota Malang tersebut nantinya bakal berada di area fasilitas umum yang memang sengaja dibangun oleh J99 Corp.

Training center tersebut, akan dibangun di tanah milik J99 Corp. Arema FC sebagai klub yang dikelola oleh pemilik J99 memiliki hak pakai atas training center untuk jangka waktu tertentu sesuai kontrak yang disepakati.

Saat ini, lanjutnya, pihak manajemen J99 Corp sedang menyelesaikan proses perizinan lahan. Proses pembangunan training center tersebut, rencananya akan dilakukan mulai Juli 2022, dengan perkiraan waktu selama 1,5 tahun.

"Perkiraan waktu pembangunan adalah 1,5 tahun. Lokasinya ada di kawasan Sawojajar, Kota Malang dengan luas kurang lebih 2,8 hektare," ujarnya.

Terkait dengan konsep training center tersebut, Manajemen Arema FC melakukan sayembara untuk masyarakat umum. Proses sayembara desain tersebut dibuka mulai 27 Mei-27 Juni dan pemenang akan diumumkan pada 2 Juli 2022.

"Konsepnya kenapa kita sayembarakan, karena kami ingin melibatkan teman-teman khususnya Aremania untuk memberikan ide kepada Arema," ujarnya.

Hadiah yang akan diterima oleh para pemenang sayembara tersebut adalah uang tunai dengan total Rp100 juta dan tiket terusan Arema FC selama satu musim. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh para peserta sayembara itu.

Sementara itu, Ketua tim penjurian desain training center Arema FC, Suryo Tri Harjanto menjelaskan bahwa nantinya dalam proses penjurian juga akan melibatkan para pendukung skuad berjuluk Singo Edan untuk memilih sepuluh desain terbaik.

"Kami berharap akan banyak Aremania yang ikut mengirimkan desain terbaiknya," kata Suryo yang merupakan Kaprodi Teknik Arsitektur ITN Malang itu.


Baca juga: Adilson Maringa siap bawa Arema FC rebut gelar juara Liga 1
Baca juga: Seluruh pemain Arema FC bakal jalani tes fisik lengkap
Baca juga: Kapolres Malang dinobatkan jadi warga kehormatan Aremania

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel