Manajemen Kartu Prakerja Bentuk Komunitas Jaga Relasi Para Alumni

Merdeka.com - Merdeka.com - Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja berikhtiar untuk terus memantau perkembangan para alumni peserta Kartu Prakerja, melalui pembentukan komunitas alumni. Sehingga PMO bisa terus memberikan pendampingan kepada para eks peserta.

"Menjawab arahan dari Presiden Jokowi di Temu Alumni Sentul, bahwa alumni perlu diberikan bimbingan dan pendampingan," kata Kepala Komunikasi PMO Kartu Prakerja William Sudhana kepada Liputan6.com, Rabu (23/11).

Tak hanya itu, kehadiran komunitas alumni juga bakal membantu PMO untuk mensosialisasikan program Kartu Prakerja ke depan. Khususnya untuk para alumni agar bisa mengikuti program-program pendampingan atau pelatihan kerja sampai webinar.

"Kita bisa mendistribusikan pesan tidak hanya via sosmed, tapi juga via community leader ya g tergabung di grup-grup WA. Sehingga distribusinya bisa lebih efektif,* kata William.

Pembentukan komunitas alumni ini pun turut dilakukan PMO Kartu Prakerja dengan membaginya per wilayah, seperti untuk Aceh. Pada Selasa (22/11), PMO Kartu Prakerja melakukan sesi focus discussion group dengan 45 alumni Prakerja dari 23 kabupaten/kota di Aceh.

Acara itu juga dilakukan H-1 sebelum acara temu alumni Kartu Prakerja seprovinsi Aceh, yakni pada hari ini. Pada kesempatan itu pun turut dibentuk komunitas alumni Kartu Prakerja Aceh. Pun, turut ditetapkan empat community leader alias kapten untuk mengakomodasi para alumni peserta Kartu Prakerja yang berada di Aceh.

"Simpel sebenarnya, mereka menjadi koordinator di areanya, jika ada informasi-informasi informatif atau ada kegiatan yang jadi manfaat bagi alumni Kartu Prakerja," pungkas William.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]