Manajemen PSIS Membentuk Tim Khusus Menyikapi Kelanjutan Liga 1 2020

Bola.com, Semarang - Manajemen dan jajaran pengurus klub PSIS Semarang telah menggelar rapat setelah ada keputusan PSSI yang melanjutkan kompetisi Shopee Liga 1 2020 pada Oktober mendatang. Stakeholder di lingkungan tim Mahesa Jenar melakukan pembahasan secara virtual, Senin (29/6/2020) malam.

Sejumlah keputusan dihasilkan dalam rapat virtual yang diikuti oleh jajaran direksi maupun manajemen PSIS Semarang. Poin utama yang dibahas adalah percepatan proses persiapan dalam menghadapi lanjutan kompetisi yang tiga bulan ke depan bergulir lagi.

Berdasarkan hasil rapat, disepakati pembagian tiga tim yang memiliki tugas masing-masing, di antaranya tim untuk anggaran keikutsertaan di kompetisi, negosiasi kontrak ulang skuat, serta homebase atau stadion yang bisa disiapkan.

"Tim penyusun anggaran bertugas memadukan pendapatan dan potensi kerugian, seperti jika nanti minim pemasukan, tapi biaya-biaya lain bisa timbul di tengah situasi pandemi COVID-19," terang CEO PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, Selasa (30/6/2020).

"Untuk tim kedua, tugasnya adalah menyiapkan formula sesuai surat dari PSSI tentang penyesuaian kontrak. Selanjutnya melakukan komunikasi dengan seluruh pemain maupun ofisial tim," lanjut pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Tim terakhir sangat berkaitan dengan markas PSIS Semarang untuk menggelar pertandingan. PSSI memang belum memutuskan format kelanjutan kompetisi pada Oktober mendatang, meski sebelumnya diarahkan bahwa pertandingan bisa dipusatkan di Pulau Jawa.

Berembuk dengan Suporter

Ribuan suporter PSIS Semarang, Panser Biru saat menyaksikan laga kontra Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang (14/3/2020). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Sementara itu, manajemen PSIS Semarang juga perlu berembuk dengan elemen kelompok suporternya, yakni Panser Biru dan Snex. Mengingat pertandingan sepak bola di era new normal tidak dapat melibatkan penonton.

"Kami menyiapkan homebase di Kota Semarang. Selain itu terus berkomunikasi dengan teman-teman suporter, karena adanya kebijakan pertandingan tanpa penonton," jelasnya.

Video