Manajemen PSMS “Birokrat” Ingkar Janji

TRIBUNNEWS.COM – Manajemen PSMS "Birokrat" kembali menunjukkan sikap yang tidak profesional. Janji untuk memberikan uang pengikat kepada para pemain pada Jumat (21/12/2012) kemarin, ternyata batal dilakukan. Namun manajer Yohana Pardede membantah pihaknya membatalkan pemberian uang kontrak. Ia beralasan ada penundaan, dan uang pengikat itu akan diberikan Sabtu (22/11/2012) hari ini.

"Uangnya sudah ada tapi masih di tangan manajemen. Besok (hari ini) akan diberikan oleh ketua umum Benny Sihotang secara langsung. Hanya negosiasi saja hari ini," kilahnya saat ditemui di Gedung PSMS Medan kemarin.

Informasi yang dihimpun ), ada enam pemain yang terlibat negosiasi. Mereka adalah Heri Suwondo, Muhammad Antoni, Antoni Irawan, Juanda Mayadi, Erwinsyah Hasibuan dan Ahmad Junaidi. Proses negosiasi tampaknya berlangsung alot. Sejumlah pemain harus keluar masuk lebih dari dua kali.

Di ruang pertemuan tampak hadir Manajer, Yohana Pardede, Wakil Ketua Julius Raja, Sekretaris Tim Sapitra dan CEO Dolly Sinumba Siregar.(ibr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.