Manajer investasi sumbang APD untuk cegah penyebaran COVID-19

Nusarina Yuliastuti

Perusahaan manajer investasi Insight Investments Management memberikan donasi berupa alat perlindungan diri (APD), masker, disinfektan, serta sembako untuk membantu mencegah penyebaran COVID-19.

"Jumlah pasien COVID-19 di Indonesia masih banyak sehingga tenaga medis masih berperang merawat para pasien. Karena itu, penting bagi para tenaga medis untuk mengenakan alat perlindungan lengkap dan upaya dari masyarakat sendiri guna memutus rantai penyebaran COVID-19," kata Direktur Utama PT Insight Investments Management Ekiawan Heri Primaryanto dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Insihgt dan Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) melalui Madura United Football Club memberikan sumbangan di empat kabupaten di Madura.

Baca juga: Prabowo sumbang 800 paket APD buat tenaga medis di Kabupaten Bogor

Dukungan Insight dan perusahaan lainnya dalam penyaluran bantuan terhadap penanganan COVID-19 tersebut berupa penyaluran 320 APD, 14.160 masker kain dan masker medis, 250 liter hand sanitizer, 7.200 paket sembako, 21,6 ton beras, 400 kardus mie instan, dan 300 liter disinfektan untuk penyemprotan di 18.250 titik yang tersebar dalam empat kabupaten di Madura.

Ekiawan menambahkan, penyaluran sembako diharapkan dapat membantu pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, serta memberikan dorongan kepada masyarakat lainnya untuk lebih peduli dengan sesama.

Selain Insight dan YIIM, penyaluran bantuan juga didukung oleh Petrokimia Gresik, Pojur, Pupuk Indonesia Holding Company, dan Yayasan Madura Peduli Indonesia.

Baca juga: Kelompok penyair sumbang APD ke RSD Wisma Atlet Kemayoran Jakarta

Insight dan YIIM berharap melalui bantuan yang diberikan dapat mempercepat penanganan COVID-19 dan dapat disalurkan kepada pihak yang membutuhkan secara tepat.

Pengadaan sumbangan tersebut didorong oleh jumlah pasien COVID-19 yang terus bertambah sementara persediaan APD mulai menipis.

Bantuan donasi saat ini diprioritaskan berupa penyaluran APD, mengingat banyaknya jumlah rumah sakit yang mulai kesulitan mendapatkan APD yang memadai untuk penanganan pasien.

"Kami berharap melalui gerakan ini masyarakat terinspirasi untuk mewujudkan kebaikan dan kepedulian terhadap orang lain yang sulit mendapatkan penghasilan yang disebabkan oleh dampak penyebaran COVID-19.” ujar Ketua Pengurus Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) Chrisbiantoro.