Manajer: Jakarta tak kendurkan semangat meski sudah dua kali menang

·Bacaan 1 menit

Manajer tim bola basket 5x5 putra DKI Jakarta Yan Emmanuel Gomies memastikan skuadnya tidak mengendurkan semangat untuk menyapu bersih semua laga Pool A PON XX Papua dengan kemenangan meski sudah mencatatkan dua kali hasil sempurna.

"Dua kemenangan ini mungkin membuat jalan kami mulus ke semifinal. Namun, kami tetap akan berusaha memenangkan semua pertandingan," ujar Yan di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis.

Menurut Yan, semua pemain DKI Jakarta tidak akan berleha-leha setelah mengantongi dua kemenangan yaitu atas Kalimantan Selatan dan Banten.

Baca juga: Langkah DKI Jakarta mulus di Pool A setelah tundukkan Banten 85-58

Ali Bagir dan kawan-kawan disebutnya sudah langsung fokus menatap pertandingan Pool A selanjutnya yaitu melawan Jawa Barat, Minggu (3/10), dan Jawa Tengah, Rabu (6/10).

"Kami juga mesti memperbaiki kekurangan, baik dari sisi serangan maupun pertahanan," tutur Yan.

Pemain DKI Jakarta Erlan Perkasa juga menegaskan bahwa timnya menganggap semua laga di PON Papua layaknya final.

Erlan menyebut bahwa tidak ada tim di kompetisi itu yang mudah dikalahkan.

"Semua tim berat, tidak ada yang enteng. Akan tetapi, saya yakin tim kami bisa melakukan lebih dari saat ini. Kami sudah meraih dua kemenangan dan dampaknya positif. Kami semakin percaya diri bisa merebut medali emas," kata Erlan.

Langkah tim bola basket 5x5 putra DKI Jakarta mulus di Pool A PON XX Papua setelah menundukkan Banten dengan skor 85-58 di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis (1/10).

Kemenangan itu menjadi yang kedua bagi Jakarta setelah sebelumnya menundukkan Kalimantan Selatan. Sementara bagi Banten, hasil negatif itu mengulangi hasil serupa ketika bersua Jawa Barat.

Baca juga: Banten benahi pertahanan usai dihajar Jawa Barat 62-91
Baca juga: Pelatih basket Jawa Barat nilai penampilan pemainnya terus membaik


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel