Manajer Operasional Lapangan Golf di Depok Jadi Tersangka Usai Langgar PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Polisi menetapkan Manajer Operasional lapangan golf di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat sebagai tersangka. Penetapan itu karena terbukti melanggar aturan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Lapangan golf di daerah Sawangan Depok, dia juga melanggar PPKM Darurat, ini kita police line dan kita jadikan tersangka untuk manajer operasionalnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (13/6/2021).

Namun, Yusri tidak menyebutkan inisial dari Manajer Operasional yang telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

"Untuk perkantoran kita menggunakan dasarnya adalah Undang-Undang No 4 tahun 84 tentang wabah penyakit menular. ancamannya 1 tahun di pasal 14," kata dia.

Walau telah ditetapkan sebagai tersangka, Yusri mengatakan Manajer Operasional tersebut tidaklah ditahan. Lantaran ancaman hukuman penjara hanya 1 tahun penjara.

Tutup Lapangan Golf Sawangan

Sebelumnya, Polisi menutup lapangan golf di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Penutupan dilakukan polisi setelah diduga melanggar kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, 15 personel Polsek Sawangan menyambangi lokasi pada Selasa (6/7) pagi. Faktanya, Sawangan Golf masih beroperasi.

"Kami dapati beberapa pengunjung dan karyawan dari Sawangan Golf di lokasi," ujar Yusri, Selasa, 6 Juli 2021.

Yusri mengatakan, anggota Polsek Sawangan mengambil tindakan dengan memasang garis polisi. Yusri mengatakan, pengurus Sawangan Golf diagendakann untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

"Area Lapangan Golf (Sawangan Golf ) kita tutup. Rencananya pengurus akan kita periksa," tandas dia.

Reporter: Bachtiarudin Alam

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel