Manchester United Rugi Bandar karena Corona, Sampai Rp3,5 Triliun

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVAManchester United dipastikan rugi bandar pada musim 2020/21. Hingga tengah musim ini, MU diprediksi telah rugi hampir £200 juta.

Vysyble, seperti dilansir Daily Mail, memperkirakan MU bakal rugi sampai £191,5 juta atau setara Rp3,5 triliun. Semua dikarenakan mandeknya aktivitas ekonomi Setan Merah akibat pandemi virus corona COVID-19.

Penjualan tiket, sponsor, dan pemasukan lainnya, menurun. Totalnya mencapai 19,5 persen.

Di sisi lain, MU harus keluar banyak uang karena gaji pemain yang tinggi dan beban operasional lainnya. Maka dari itu, tak heran kalau MU rugi bandar.

Sejak periode Juli hingga September 2020 saja, alias tiga bulan, MU sudah rugi sebesar £49,49 juta. Di April hingga Juni 2020, MU juga rugi hampir £50 juta.

Pun, pendapatan MU bakal menurun hanya £473,4 juta. Jumlah paling sedikit sejak 2015 silam. Dan, itu tak berarti apa-apa kalau kerugiannya sebesar yang diprediksi sejak awal.

"Kalkulasi kami membuktikan, kesehatan sepakbola sekarang ditantang oleh kondisi finansial dari atas hingga bawah," terang salah satu petinggi Vysyble, Roger Bell.