Mancini: City Perlu Insting Membunuh

Manchester (AFP/ANTARA) - Roberto Mancini mengakui Manchester City perlu lebih kejam setelah sang juara hanya bermain imbang 1-1 saat menghadapi Everton, menjelang pertandingan penting akhir pekan mendatang saat mereka berhadapan dengan pesaing sekota Manchester United.

Pada tengah pekan Mancini akan membawa tim City ke Jerman untuk pertandingan terakhir fase grup Liga Champions melawan Borussia Dortmund, di mana bahkan kemenangan tidak cukup untuk menghindari terlemparnya mereka dari kompetisi papan atas Eropa ini.

Tetapi Mancini dan para pemainnya telah terfokus pada derby Manchester pertama di musim ini, ketika pemuncak klasemen United mengunjungi Eastlands pada Sabtu (8/12) mendatang dengan keunggulan tiga poin atas tim peringkat kedua City.

Mancini menerima fakta bahwa City tidak memperlihatkan permainan terbaiknya dan hal itu kembali terlihat pada Sabtu ketika Everton sempat unggul terlebih dahulu, namun City berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Carlos Tevez.

"Kami bermain baik saat melawan Chelsea dan tidak menang, kami bermain baik di babak kedua di Wigan. Saat ini kami berada di bentuk permainan yang bagus," kata Mancini.

"Namun kami tidak 100 persen, sebab kami kehilangan gol-gol dari para penyerang kami yang mereka cetak pada musim lalu."


Hal itu merupakan teka-teki yang harus dipecahkan Mancini pada musim ini. Ia memiliki empat penyerang papan atas yang entah bagaimana caranya dapat kehilangan insting membunuh di depan gawang lawan, setelah pada musim lalu mengejutkan United dengan kemenangan 6-1 di Old Trafford.

Kegagalan terakhir mereka untuk membunuh pertahanan lawan terjadi setelah gelandang Everton Marouane Fellaini mencetak delapan kedelapannya musim ini - jumlah gol yang tidak dapat disamai para penyerang tajam milik Citu Tevez, Edin Dzeko, Sergio Aguero, dan Mario Balotelli - untuk membawa tim tamu unggul pada menit ke-33.

Fellaini kemudian membuat timnya terkena hukuman penalti pada tendangan sudut di menit ke-43, ketika ia menjatuhkan Dzeko dan Tevez mampu mengecoh kiper Tim Howard saat mengeksekusi penalti.

Para pendukung telah cemas bahwa jika United memenangi derby Minggu, maka tim sekota itu dapat membuka keunggulan yang tidak dapat dikejar oleh kemampuan mencetak gol pasukan Mancini saat ini.

Tetapi Mancini menghantam balik kritikan kepada timnya, dengan berkata, "Saya memiliki alasan-alasan untuk itu. Saya tidak bodoh. Saya pikir Dzeko dapat mencetak gol, namun Carlos bermain baik."


"Sangat sulit untuk memenangi semua pertandingan. Kami memainkan tiga pertandingan dalam enam hari, dan memiliki tiga atau empat (pemain) cedera."


"Jika Anda tidak memberi perhatian anda dapat kehilangan tiga poin, terkadang lebih baik untuk mendapatkan satu (poin)."


Moyes tidak mengeluhkan penalti yang diderita timnya dan ia senang dengan cara pemainnya menghadapi City.

"Belakangan ini kami bermain baik dan kami memperlihatkannya saat melawan sang juara," tuturnya.

"Manchester City tampil lebih baik di babak kedua dan mereka melakukannya terhadap kami, namun kami mampu melaluinya dan melakukan beberapa serangan balik."


"Itu adalah hasil imbang yang baik untuk kami: kami memiliki beberapa (hasil imbang) yang buruk, namun itu merupakan satu (hasil imbang) yang bagus." (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.