ManCity Vs West Ham, David Moyes Dipuji Seperti Penganut Buddha

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Duel tim papan atas bakal tersaji dalam pertandingan ke-26 Premier League 2020/2021 saat pemuncak klasemen Manchester City menjamu peringkat keempat West Ham United, di Etihad Stadium, Sabtu malam WIB, 27 Februari 2021.

ManCity yang saat ini berada kokoh di puncak klasemen sementara Premier League telah mengumpulkan 59 poin, mereka berjarak 14 poin dari West Ham yang kini menempati zona Liga Champions.

Laga menghadapi The Hammers juga menjadi ujian bagi tuan rumah yang belum terkalahkan dalam 26 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Pasalnya, West Ham bisa saja menjadi batu ganjalan bagi The Citizens karena skuad besutan David Moyes itu belum terkalahkan dalam 4 laga terakhir di Premier League.

Melihat pencapaian West Ham yang mengerikan di Premier League, manajer Manchester City Pep Guardiola, angkat bicara. Dia menilai keganasan West Ham musim ini karena sang manajer David Moyes memiliki gaya melatih seperti penganut Buddha.

"Mereka (West Ham) memiliki pengalaman untuk menghancurkan catatan bagus kami. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, ketat, dan mereka adalah tim bagus," ujar Guardiola, seperti dikutip Tribal Football, Sabtu 27 Februari 2021.

"Musim akan berbicara sendiri, dia (Moyes) tahu sepakbola dengan sempuran. Seperti Carlo Ancelotti, dia juga tenang dan mereka hidup seperti penganut Buddha," ucapnya.

Lebih lanjut, Guardiola juga memuji loyalitas David Moyes ketika membesut sebuah klub. Apalagi, menurut Guardiola, pria asal Skotlandia itu mempunyai karier yang cukup mentereng karena tidak pernah menganggur lama sejak memulai karier sebagai manajer pada tahun 1998.

"David Moyes, saya mengagumi orang-orang seperti ini. Dia seperti Roy Hodgson, karena mereka memiliki karier yang panjang dan saya akan menyukai karier seperti ini," ujarnya.

"Dia selalu memperhatikan saya. Pertandingan pertama saya di Inggris melawan David saat menghadapi Sunderland. Dia sangat baik dan memberi nasihat tentang bagaiman menangani klub di Premier League," tutur eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.