Mandiri Sekuritas Kantongi Laba Bersih Rp 231 Miliar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Mandiri Sekuritas kembali mencatatkan pertumbuhan bisnis kuat di tengah pandemi COVID-19. Pertumbuhan itu didukung seluruh lini bisnis Mandiri Sekuritas.

Lini bisnis itu antara lain investment banking dan retail yang masing-masing tumbuh 118 persen, Mandiri Securities Singapore yang tumbuh sebesar 78 persen, dan Capital Market Institusi sebesar 60 persen.

Pertumbuhan kuat seluruh lini bisnis tersebut membuat Perusahaan mencatatkan pendapatan usaha yang meningkat 93 persen menjadi Rp 872 miliar. Sejalan dengan itu, laba bersih meningkat signifikan sebesar 426 persen menjadi Rp 231 miliar pada kuartal III 2021 dibandingkan dengan periode sama tahun 2020.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana mengatakan, kenaikan kinerja Mandiri Sekuritas didukung dengan selesainya 33 penjaminan obligasi rupiah dan deals terkait.

Di antaranya adalah; Jaya Ancol, Wijaya Karya, dan Pupuk Indonesia. Serta terdapat lima right issues, yaitu; BRI, Sarana Meditama, Summarecon Agung, Bank Permata, Bhineka Abadi oleh tim Investment Banking.

"BRI rights issue merupakan equity deals terbesar di Indonesia. Sementara bisnis global bonds kami melalui Mandiri Securities Singapore telah merampungkan sejumlah strategic deals tertinggi dari penerbit-penerbit global bonds pertama ujar Oki dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Jumat (29/10/2021).

Perseroan rampungkan penerbitan obligasi global antara lain PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dan Indofood CBP Tbk dengan pangsa pasar sebesar 8 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Target Perseroan

Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana (Dok: PT Mandiri Sekuritas)
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana (Dok: PT Mandiri Sekuritas)

Selain itu, dua lini bisnis lain, yaitu Retail dan Capital Market juga mencatatkan kinerja kuatnya pada periode ini. Lini bisnis ritel kembali mencatatkan pertumbuhan bisnis kuat di tengah pandemi dengan pertumbuhan pendapatan bisnis sebesar 118 persen dan peningkatan jumlah nasabah sebesar 42 persen year-on-year.

Sementara lini bisnis capital market meningkat 60 persen per 30 September 2021 setelah bersama Investment Banking berhasil mendukung dua IPO, yaitu Archi dan Bukalapak. Raihan itu mengantarkan Mandiri Sekuritas pada posisi baik pada Bloomberg League Table dalam hal Equity Underwriting.

Ke depan, Mandiri Sekuritas akan tetap fokus kepada inovasi-inovasi untuk menyediakan solusi investasi pasar modal bagi para klien atau nasabah.

Selain itu, Mandiri Sekuritas juga akan terus bersinergi dengan Mandiri Group dan para pemangku kepentingan lain untuk memastikan bahwa klien dan nasabah mendapatkan layanan perbankan dan investasi pasar modal yang sesuai kebutuhan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Dengan fokus tersebut, kami optimis dapat menutup tahun 2021 dengan hasil bisnis yang lebih kuat,” pungkas Oki.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel