Manfaat Gendong M Shape Pada Bayi untuk Cegah Displasia Pinggul

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta M shape merupakan salah satu istilah yang digunakan saat mendiskusikan posisi saat menggendong bayi. M shape atau menggendong bayi dalam posisi M artinya berat badan berada di pantat bayi dengan lutut lebih tinggi dari pantatnya.

Posisi ini biasanya berlaku dalam gendongan bayi yang ergonomis dengan penempatan kaki bayi keluar. Posisi yang juga dikenal sebagai Spread-Squat atau Jockey Position ini dianjurkan sebagai kebiasaan sehat.

Sebab posisi M menjadi transisi bertahap untuk bayi meluruskan kakinya. Setelah menghabiskan periode akhir kehamilan dalam posisi meringkuk, kaki yang dipaksa lurus membuat bayi kurang nyaman.

Dalam beberapa kasus, namun tergolong jarang terjadi, menggendong dengan kaki lurus menyebabkan masalah dengan sendi pinggul di kemudian hari. Jadi dalam beberapa bulan kehidupan pertama bayi, penting untuk menggendong bayi dalam posisi duduk 'M' yang optimal untuk kenyamanan ergonomis maksimum.

Akibat pinggul dipaksa lurus

Ilustrasi gendongan bayi/Shutterstock.
Ilustrasi gendongan bayi/Shutterstock.

Jika pinggul dipaksa ke posisi terentang lurus terlalu dini, bisa mengakibatkan dislokasi pinggul atau hip dislocation. Displasia pinggul atau hyp dysplasia terjadi saat soket tidak berbentuk atau saat pinggul terkilir.

Karena dislokasi pada bayi tidak terasa menyakitkan, kemungkinan besar tidak terdeteksi. Bisa jadi kemungkinan karena dislokasi saat bayi menyebabkan radang sendi yang menyakitkan saat dewasa kelak.

Risiko displasia atau dislokasi pinggul terjadi paling besar dalam beberapa bulan pertama kehidupan. Pada usia enam bulan, kebanyakan bayi memiliki ukuran hampir dua kali lipat, pinggul lebih berkembang, dan ligamen lebih kuat sehingga kecil kemungkinan untuk bayi terindikasi displasia pinggul setelah usia enam bulan.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel