Manfaat Menaruh Bawang Putih di Telinga, Ampuh Atasi Infeksi

Liputan6.com, Jakarta Telinga merupakan salah satu alat indra vital yang dimiliki manusia. Jika telinga mengalami masalah, maka akan berdampak buruk bagi aktivitasnya. Bagi orang dewasa sakit telinga amat menyakitkan. Apalagi peradangan telinga yang sering dialami anak-anak. Salah satu solusinya, bisa mengandalkan manfaat menaruh bawang putih di telinga ini.

Manfaat menaruh bawang putih di telinga berkaitan erat dengan kandungannya. Bawang putih dikenal kaya akan antioksidan. Antioksidan ini yang akan berperan menjadi antivirus, antibakteri, antijamur, dan antiperadangan. Sehingga efektif atasi peradangan telinga seperti ototitis media dan ototitis eksterna.

Setelah mengetahui manfaat menaruh bawang putih di telinga, ketahui juga cara penggunaan yang tepat. Jangan sampai bawang putih justru membusuk di dalam telinga dan menyebabkan infeksi berbahaya lainnya. Manfaat ini bisa dirasakan langsung dengan mengandalkan bawang putih utuh atau menjadikannya minyak terlebih dahulu.

Sebelum menggunakan, tes dulu pada lengan. Jika muncul reaksi seperti terbakar, tidak nyaman, kesemutan, dan kemerahan hentikan penggunaan. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber mengenai manfaat menaruh bawang putih di telinga dan cara tepat penggunaannya, Rabu (20/5/2020).

Manfaat Menaruh Bawang Putih di Telinga: Mengatasi Otitis Media

Ilustrasi Telinga Anak

Otitis media adalah infeksi telinga tengah. Kondisi ini disebabkan oleh bakteri atau virus yang menyebabkan peradangan di belakang gendang telinga. Streptococcus pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Moraxella catarrhalis, Haemophilus influenzae, termasuk RSV dan virus common cold.

Otitis media umumnya menyerang anak-anak. Hal ini disebabkan karena anak memiliki Eustachius yang lebih horizontal, pendek, lebar, dan sistem kekebalan tubuhnya rendah.

Kondisi ini lebih sering diatasi tanpa obat-obatan. Namun, ketika disertai demam tetap harus dikonsultasikan dengan dokter. Menurut sebuah penelitian, tetes telinga naturopatik dengan kandungan bawang putih dan bahan herbal mampu mengatasinya. Bahkan, miliki efektivitas sama dengan obat tetes telinga. Penelitian ini dilakukan pada 103 anak yang merasakan sakit telinga akibat infeksi telinga tengah.

Secara singkat berikut faktor risiko otitis media:

- Anak-anak usia 6 bulan sampai 2 tahun rentan terhadap infeksi telinga. Hal ini disebabkan karena ukuran serta bentuk tuba eustachius, dan sistem imun yang masih berkembang.

- Anak-anak yang ditempatkan di penitipan anak. Mereka di kategori lebih rentan terserang pilek dan infeksi telinga daripada anak-anak yang tinggal di rumah.

- Pemberian makan bayi. Terutama anak-anak yang minum memiliki kebiasaan dari botol dengan berbaring. Mereka cenderung rentan terhadap infeksi telinga daripada bayi yang disusui oleh ibunya (dengan payudara).

- Kebiasaan merokok atau paparan asap rokok.

- Bekerja di tempat dengan banyak polusi.

Manfaat menaruh bawang putih di telinga bisa menjadi salah satu solusinya. Terutama bagi otitis media yang disebabkan oleh bakteri. Sifat antibiotik dan antijamur dari bawang putih bisa dijadikan penawarnya. Namun, hal ini tidak berlaku bagi otitis media yang disebabkan oleh virus. Penanganan paling efektif, yakni dengan konsultasi dokter, serta tambahan obat nyeri dan penurun demam.

Manfaat Menaruh Bawang Putih di Telinga: Mengatasi Otitis Eksterna

Ilustrasi Telinga Tersumbat

Otitis externa merupakan infeksi telinga luar. Keadaan ini akan memengaruhi pembukaan luar dan saluran telinga. Para perenang yang paling sering mengalaminya. Hal ini disebabkan paparan kelembapan dan pertumbuhan bakteri yang dipicu air pada saluran telinga. Tidak heran jika otitis eksterna memiliki julukan swimmer’s ear.

Gejala awal yang akan dialami, yakni gatal dan merah pada liang telinga. Kemudian daun telinga akan sakit ketika ditarik. Akan keluar cairan bening yang tidak berbau pada daun telinga. Tragus/tonjolan lubang telinga akan nyeri jika ditekan. Parahnya, akan terjadi penurunan kemampuan mendengar, keluar nanah, dan semakin banyak cairan yang keluar.

Kondisi semakin parah jika sudah menjalar ke wajah, leher, dan kepala. Daun telinga dan kelenjar getah bening akan bengkak, hingga mengalami demam. Bakteri yang menyerang, yakni Staphylococcus aureus atau Pseudomonas aeruginosa.

Secara singkat berikut faktor risiko otitis eksterna:

- Berenang. Risiko akan semakin besar jika berenang di tempat yang banyak mengandung bakteri, misalnya danau.

- Kotoran telinga terlalu sedikit atau terlalu banyak. Kotoran telinga (serumen) sebenarnya berfungsi melindungi liang telinga, namun harus dalam kadar yang tepat. Serumen yang terlalu sedikit bisa menyebabkan infeksi. Begitu juga jika terlalu banyak, serumen akan menumpuk sehingga air dan kotoran terperangkap di liang telinga. Pada kondisi ini, bakteri mudah berkembang dan menyebabkan infeksi atau gangguan pada telinga.

- Liang telinga tergores atau lecet. Membersihkan telinga menggunakan korek kuping, menggaruk liang telinga dengan kuku, dan menggunakan alat bantu dengar. Termasuk menggunakan headphone saat mendengarkan musik dapat menyebabkan pengelupasan kulit yang memungkinkan bakteri tumbuh.

- Produk perawatan rambut, seperti sampo atau cat rambut yang tidak sengaja masuk ke liang telinga bisa menyebabkan iritasi pada kulit yang memicu infeksi.

- Penyakit kulit. Kondisi kulit, seperti dermatitis seboroik atau psoriasis, bisa menyebabkan pengelupasan kulit dan menyebabkan masuknya bakteri dan jamur.

- Saluran telinga yang sempit. Kondisi ini membuat air terjebak di dalam telinga.

Manfaat menaruh bawang putih di telinga bisa menjadi salah satu solusinya. Hal ini disebabkan karena umumnya penyakit ini hanya cukup diobati dengan obat tetes telinga. Sifat antibiotik yang dimiliki bawang ampuh mengobati infeksi yang belum terlalu parah.

Namun, berbeda jika kondisinya sudah parah. Telinga yang terasa sakit dan bengkak membuat bawang putih tidak bisa ditaruh dengan sempurna. Begitu juga ketika menggunakan obat tetes. Saluran telinga terhalang sehingga obat tidak masuk dengan sempurna.

Solusi terakhir yang bisa dilakukan, yakni dengan mengonsultasikannya dengan dokter. Dokter akan memberikan obat penahan rasa sakit. Kemudian membersihkan telinga dan memberikan antibiotik minum.

 

Penggunaan Bawang Putih Utuh

ilustrasi bawang putih/copyright Rawpixel

1. Potong bagian ujung bawang putih segar.

2. Bungkus bawang putih dengan kain tipis atau kasa.

3. Tempatkan ke dalam telinga dengan bagian ujung yang dipotong berada di bagian dalam.

4. Gunakan waslap hangat untuk mengurasi rasa nyeri pada telinga dengan cara meletakkannya di atas telinga.

Efek menaruh bawang putih di telinga untuk anak-anak belum diketahui. Sehingga penggunaannya tidak disarakan. Dikhawatirkan bawang putih dapat terdorong ke dalam telinga anak.

Penggunaan Minyak Bawang Putih

Ilustrasi minyak bawang putih./Copyright shutterstock.com

1. Baringkan orang yang sakit dengan posisi miring dan telinga yang terinfeksi menghadap ke atas.

2. Teteskan dua atau tiga tetes minyak bawang putih hangat ke telinga.

3. Tahan posisi selama 10-15 menit.

4. Letakkan potongan kapas di lubang telinga agar minyak tidak merembes keluar.

5. Sisa minyak dapat disimpan di lemari es sebelum nantinya digunakan kembali.

 

Cara Membuat Minyak Bawang Putih

Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Bahan-Bahan:

- 1 siung bawang putih

- 2-4 sendok makan minyak zaitun

- Panci kecil

- Toples kaca steril dengan tutup atau pipet

- Kapas

- Saringan

Langkah-Langkah:

1. Potong atau hancurkan bawang putih secara kasar.

2. Masukkan bawang putih dan minyak zaitun pada panci kecil sebelum dipanaskan.

3. Panaskan panci dengan api kecil. Jika minyak menggelembung dan berasap, tandanya api terlalu besar.

4. Aduk minyak hingga tercium bau harum.

5. Angkat panci dan biarkan mendingin.

6. Saring bawang putih dan tuangkan minyak ke dalam toples