Manfaat Perdagangan Internasional, Pahami Pengertian, Faktor Pendorong dan Jenisnya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Manfaat perdagangan internasional dapat menambah wawasan kamu tentang dunia internasional. Perdagangan internasional merupakan suatu kegiatan transaksi jual beli antara suatu negara dengan negara lainnya. Perdagangan internasional mencakup di dalamnya kegiatan ekspor dan impor.

Manfaat perdagangan internasional tentunya dapat dirasakan setelah adanya kesepakatan antara dua belah pihak, yakni dimana dalam hal ini adalah dua negara yang bekerjasama. Pada dasarnya perdagangan internasional bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak dapat terpenuhi karena adanya keterbatasan-keterbatasan tertentu.

Selain mengetahui tentang manfaat perdagangan internasional, perdagangan internasional juga terdapat beberapa jenis. Jika perdagangan internasional dilakukan sesuai dengan kesepakatan dan perjanjian yang telah disepakati, manfaat perdagangan internasional dapat dirasakan oleh masing-masing negara.

Ulasan mengenai mengenai manfaat perdagangan internasional ini dapat menambah pengetahuan kamu tentang proses yang kerap berlangsung antara dua negara untuk mewujudkan kemakmuran dari negara tersebut.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang manfaat perdagangan internasional yang perlu untuk kamu ketahui, Senin (26/10/2020).

Pengertian Perdagangan Internasional

Manfaat Perdagangan Internasional / Sumber: Pixabay
Manfaat Perdagangan Internasional / Sumber: Pixabay

Sebelum menalaah manfaat perdagangan internasional, ketahui dan pahami terlebih dahulu pengertian dari perdagangan internasional itu sendiri. Perdagangan merupakan salah satu sektor yang dapat membantu peningkatan perekonomian negara. Perdagangan semakin berkembang di tengah kemajuan teknologi yang semakin mempermudah proses distribusi.

Perdagangan Internasional adalah suatu interaksi antar negara dalam bentuk jual-beli barang maupun jasa atas dasar kesepakatan bersama. Kerjasama internasional di bidang perdagangan bukanlah hal yang baru saja dimulai, namun sudah ada sejak abad pertengahan. Perdagangan internasional merupakan suatu kegiatan transaksi jual beli antara suatu negara dengan negara lainnya. Dengan adanya kegiatan ini banyak manfaat perdagangan internasional yang bisa dirasakan.

Perdagangan antar negara disebut sebagai perdagangan internasional. Perdagangan antar negara memegang peranan penting dalam pemenuhan kebutuhan suatu negara yang tidak dapat diproduksi di negara tersebut, entah itu karena adanya keterbatasan sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, ataupun skill.

Manfaat Perdagangan Internasional

Manfaat Perdagangan Internasional / Sumber: Pixabay
Manfaat Perdagangan Internasional / Sumber: Pixabay

Setelah menelaah tentang pengertian perdagangan internasional, berikut ini penjelasan mengenai manfaat perdagangan internasional. Kerjasama antar dua belah pihak atau lebih tentunya memberikan manfaat, salah satunya adalah kerjasama antar dua negara yang tentunya akan mendapatkan manfaat dari perdagangan internasional.

1. Peluang Kerja Terbuka Luas

Manfaat perdagangan internasional yang pertama yakni dapat membuka peluang kerja menjadi lebih luas. Hal ini dikarenakan perdagangan internasional membantu menghasilkan lebih banyak lapangan pekerjaan melalui pembangunan industri-industri baru guna memenuhi permintaan produk di berbagai negara.

Perdagangan internasional dapat mengurangi tingkat pengangguran di beberapa negara. Dengan adanya perdagangan internasional, seseorang akan lebih mudah untuk mendapatkan pekerjaan karena adanya kerjasama antar dua negara.

2. Membuat Hubungan Baik Antar Negara

Kerjasama yang terjalin antar dua negara tentunya akan membuat hubungan antar dua negara menjadi baik dan tentunya lebih erat. Hubungan baik yang terjalin antara dua negara tentunya akan dirasakan oleh negara-negara yang juga turut berpartisipasi dalam kerjasama tersebut.

3. Meningkatkan Kemakmuran Suatu Negara

Manfaat perdagangan internasional selanjutnya yakni dapat meningkatkan kemakmuran suatu negara. Perdagangan internasional memiliki peranan untuk menaikkan pendapatan dari masing-masing negara yang bersangkutan. Hal ini dikarenakan negara yang kelebihan dan kekurangan akan suatu barang dapat menjual dan memperoleh barang yang dibutuhkan.

Dengan adanya perdagangan internasional maka akan membuat kebutuhan terpenuhi dan membuat pendapatan menjadi meningkat. Sehingga dengan adanya peningkatan pendapatan negara akan meningkatkan kemakmuran suatu negara yang bersangkutan.

4. Memperluas Pasar dan Meningkatkan Pendapatan

Dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan merupakan manfaat perdagangan internasional selanjutnya yang bisa dirasakan oleh dua negara yang saling bekerjasama. Hal ini dilakukan dengan memproduksi secara optimal, tanpa takut kelebihan produksi dan harga jual yang turun.

Dengan adanya perdangan internasional pengusaha bisa menjalankan mesin-mesin produksinya secara maksimal dan menjual kelebihan produk yang dihasilkan ke luar negeri. Dengan begitu, tingginya produktivitas akan meningkatkan pendapatan.

5. Kebutuhan Hidup Mudah Terpenuhi

Manfaat perdagangan internasional selanjutnya yakni semakin dapat memenuhi kebutuhan hidup suatu negara. Dengan adanya perdagangan internasional akan memudahkan setiap negara untuk memenuhi kebutuhannya yang tidak diproduksi oleh negara tersebut. Hal ini bisa terjadi dikarenakan di setiap negara pasti memiliki kekayaan sumber dayanya masing-masing. Misalnya saja kondisi geografis, iklim, tingkat penguasaan iptek, dan lain sebagainya.

Jenis Perdagangan Internasional

Manfaat Perdagangan Internasional/ Sumber: Pixabay
Manfaat Perdagangan Internasional/ Sumber: Pixabay

Selain pengertian dan manfaat perdagangan internasional, jenis perdagangan internasional juga dapat menambah wawasan kamu tentang lingkup dunia internasional.

1. Ekspor Impor

Jenis perdagangan internasional yang pertama yakni ekspor impor. Bentuk perdagangan internaisonal yang paling sering dilakukan adalah ekspor dan impor. Untuk melakukan ekspor sendiri ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu ekspor biasa dan ekspor tanpa L/C.

2. Barter

Barter atau pertukaran barang dengan barang masih sering dilakukan dalam perdaganagn internasional. Jenisnya meliputi direct barter, switch barter, counter purchase dan bay back barter.

3. Konsinyasi

Konsinyasi merupakan jenis perdagangan internasional berikutnya. Jenis perdagangan internasional ini merupakan penjualan dengan melakukan pengiriman ke luar negeri dimana belum ada pembeli tertentu di luar negeri. Penjualannya dapat dilakukan melalui pasar bebas atau bursa dagang dengan cara lelang.

4. Border Brossing

Perdanganan yang timbul dari dua negara yang saling berdekatan untuk memudahkan penduduknya saling melakukan transaksi.

5. Package Deal

Jenis perdagangan internasional selanjutnya adalah package deal. Perdagangan package deal merupakan jenis perdagangan yang dilakukan melalui perjanjian dagang dengan negara lain.

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Ilustrasi Kerjasama (Liputan6.com/Andri Wiranuari)
Ilustrasi Kerjasama (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

1. Inflasi

Inflasi merupakan faktor pertama yang memengaruhi perdagangan internasional. Pada suatu negara dengan tingkat inflasi meningkat terhadap negara-negara tujuan perdagangannya, maka transaksi diperkirakan akan menurun. Namun hal ini dianggap wajar. Konsumen dan perusahaan di negara tersebut kemungkinan besar akan membeli lebih banyak barang di luar negeri (karena inflasi lokal yang tinggi), sementara ekspor negara tersebut ke negara lainnya akan menurun.

2. Adanya Perbedaan Kondisi Geografis

Perbedaan kondisi geografis merupakan faktor pendorong perdagangan internasional selanjutnya. setiap negara memiliki keadaan geografis yang berbeda dengan negara lain yang menyebabkan perbedaan pada sumber daya yang dihasilkan. Misalnya saja dahulu rempah-rempah hanya didapatkan di wilayah tropis seperti Indonesia, sehingga Indonesia menjadi satu-satunya pemasok rempah-rempah terbesar di beberapa negara barat.

Perbedaan antar negara inilah yang membuat perdagangan internasional tersebut terjadi tentunya agar masing-masing yang bekerjasama dapat merasakan manfaatnya.

3. Adanya Pasar Bebas

Kebebasan ekonomi atau liberalism sudah mulai ditanamkan dalam perdagangan internasional. Hal ini membuat siapa saja berhak meningkatkan dan memperluas pasarnya untuk menjual belikan produk lintas negara.

Pasar bebas dibutuhkan untuk meningkatkan kerja sama antar negara yang berpeluang menambah pendapatan negara. Kebebasan ekonomi menjadi pemicu individu maupun kelompok untuk berlomba-lomba menambah pasar dan meningkatkan produksi.

4. Kebijakan Pemerintah

Adanya kebijakan pemerintah merupakan faktor yang memengaruhi perdagangan internasional selanjutnya. Pemerintahan di suatu negara dapat memiliki pengaruh besar terhadap neraca perdanganannya karena kebijakannya mengenai subsidi eksportir, pembatasan impor, atau kurangnya penegakan hukum terhadap pembajakan. Hal ini jelas akan berpengaruh terhadap perdagangan internasional.

5. Adanya Perbedaan Teknologi

Perbedaan teknologi menyebabkan suatu negara yang hanya bisa menghasilkan barang mentah harus mengekspor ke negara lain untuk diolah dan diimpor kembali ke negaranya dengan harga lebih mahal.

Begitu juga sebaliknya, apabila suatu negara hanya maju dalam teknologi saja tanpa adanya pasokan sumber daya alam maka ia membutuhkan bantuan dari negara lain. Inilah peran suatu bentuk perdagangan internasional yang saling menguntungkan.