Manfaatkan libur Nyepi, operator feri NTB sosialisasi cegah COVID-19

Faisal Yunianto

Perseroan Terbatas Dharma Lautan Utama, salah satu operator kapal feri yang melayani penyeberangan Pelabuhan Padang Bai Bali-Lembar Lombok, Nusa Tenggara Barat, memberikan pembekalan bagi seluruh personelnya cara pencegahan penyebaran virus corona baru atau COVID-19.

"Kami memanfaatkan momen libur penyeberangan untuk sosialisasi. Momen tersebut bersamaan dengan ditutupnya penyeberangan di Selat Lombok sehubungan perayaan Hari Raya Nyepi 2020," katanya.

Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama Cabang Lembar, Listyono Dwitutuko, di Lombok Barat, Jumat, mengatakan seluruh personelnya diberikan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram, dr Wayan Diantika.

Ia mengatakan kegiatan sosialisasi bertujuan menambah pengetahuan para perwira dan anak buah kapal serta personel lainnya mengenai COVID-19.

Mereka juga diharapkan bisa memahami tindakan pencegahan yang harus dilakukan. Selain itu, bagaimana memberikan penanganan bila ada penumpang yang sakit di atas kapal.

Listyono menambahkan sosialisasi tersebut juga dalam rangka meningkatkan mekanisme untuk pertahanan dan kekuatan tubuh serta mental dalam menghadapi penyakit.

"Sumber daya manusia adalah aset yang sangat berharga dari sebuah perusahaan, maka sangat penting dari sumber daya manusia untuk mengetahui dan memahami tentang COVID-19 dan bagaimana pencegahan penyebarannya. Sehingga bisa membantu pemerintah dalam menghambat penyebaran," ujarnya.

Dharma Lautan Utama sebagai salah satu operator kapal yang melayani penyeberangan Pelabuhan Lembar-Padang Bai terus memaksimalkan upaya pencegahan penularan COVID-19 di jalur pelayaran Selat Lombok.

Sejak merebaknya virus corona, kata Listyono, pihaknya telah menerapkan standar operasional pelayanan (SOP) yang lebih ketat. SOP diberlakukan di seluruh cabang, termasuk cabang di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat.

SOP tersebut di antaranya, setiap penumpang yang menggunakan jasa pelayaran kapal feri milik Dharma Lautan Utama diwajibkan suhu badannya normal berdasarkan ketentuan kesehatan, diberikan "hand sanitizer". Selain itu, disiapkan tempat cuci tangan di dalam kapal.

"Kami juga memutar video pencegahan virus corona yang disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama, Erwin H Poedjono. Selain itu, di setiap kapal juga dipasang pengumuman," ucap Listyono.

Baca juga: Kapal Dharma Lautan Utama rutin disemprot desinfektan cegah COVID-19
Baca juga: Dharma Lautan angkut 18 ribu penumpang selama arus mudik 2019
Baca juga: Musim corona, ASDP pastikan penyeberangan berjalan normal