Mantan Bupati Inhil Jadi Tersangka Korupsi Penyertaan Modal Rp4,2 Miliar

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Indra Mukhlis Adnan ditetapkan sebagai tersangka korupsi penyertaan modal di BUMD PT Gemilang Citra Mandiri (GCM) tahun 2004, 2005, 2006, senilai Rp4,2 miliar.

Selain Indra, Kejari Inhil juga menetapkan Direktur PT GCM, Zainul Ikhwan juga menjadi tersangka.

"Hari ini, kami mengeluarkan surat penetapan tersangka dalam perkara ini. Ada dua tersangka yang berinisial ZI selaku Direktur PT GCM, dan IM selaku Bupati Inhil periode 2003 sampai 2013," kata Kasi Intelijen Kejari Inhil, Haza Putra Kamis (16/6).

Sebelum penetapan tersangka, penyidik telah melakukan pemeriksaan sebanyak 40 saksi dan 2 orang ahli. Selain itu penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap beberapa dokumen terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi ini.

Setelah memiliki alat bukti yang cukup, dan menemukan orang yang paling bertanggungjawab terkait tindak pidana korupsi ini, akhirnya Kejari Inhil menetapkan 2 orang tersangka.

Jaksa melakukan penahanan terhadap tersangka ZI selama 20 hari ke depan, dengan dititipkan ke Lapas Kelas II Tembilahan. Sedangkan Indra Mukhlis belum ditahan karena tak hadir saat dipanggil.

"Tersangka IM tidak hadir, tentunya akan kami tindak lanjuti dengan melakukan langkah-langkah hukum sesuai ketentuan perundang-undangan," tutup Haza. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel