Mantan Editor News of the World Menangkan Putusan Banding

London (AFP/ANTARA) – Mantan editor News of the World, Andy Coulson pada Rabu memenangkan banding terhadap putusan pengadilan bahwa jaringan surat kabar Rupert Murdoch tidak harus membayar denda yang timbul dari skandal penyadapan telepon.


Coulson, seorang mantan kepala komunikasi untuk Perdana Menteri David Cameron, menghadapi pengadilan atas tuduhan menyadap telepon dan membayar suap untuk mendapatkan informasi tentang keluarga kerajaan dan militer.


Pria berusia 44 tahun itu menggugat News Group Newspapers (NGN) terkait kata-kata dari kesepakatan pesangon yang disetujui ketika ia mengundurkan diri sebagai editor News of the World yang saat ini ditutup, pada Februari 2007.


Perusahaan itu berhenti membayar biaya hukum Coulson pada Agustus 2011 dan Pengadilan Tinggi kemudian memutuskan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas biaya tersebut.


Namun, tiga hakim Pengadilan Tinggi pada Rabu mengizinkan bandingnya terhadap putusan itu.


News Group Newspapers saat ini dapat mengajukan banding ke Mahkamah Agung.


Coulson keluar dari News of the World setelah editor kerajaan tabloid itu ditahan karena masalah penyadapan telepon, namun membantah melakukan kesalahan.


Dia kembali bekerja untuk Cameron, yang merupakan pemimpin oposisi Konservatif pada saat itu, namun mengundurkan diri pada Januari 2011, seraya mengatakan bahwa tuduhan lanjutan terkait penyadapan telepon membuatnya tidak bisa melakukan pekerjaannya.


Coulson dijadwalkan akan disidang di pengadilan hakim London pada Kamis atas tuduhan penyuapan. (kn/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.