Mantan Ibu Negara Malaysia Rosmah Mansor Divonis 10 Tahun Penjara karena Korupsi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengadilan Malaysia menjatuhkan vonis 10 tahun penjara pada istri mantan Perdana Menteri Najib Razak karena korupsi. Rosmah Mansor terbukti mencari dan menerima suap sebagai imbal balik kontrak proyek pemerintah.

Vonis ini diputuskan pada Kamis (1/9), hanya beberapa hari setelah Najib Razak dijebloskan ke penjara karena kasus korupsi.

Dilansir Reuters, suami istri itu menjadi fokus sejumlah penyelidikan korupsi sejak Najib kalah dalam pemilihan umum di 2018. Najib kalah karena terlibat skandal korupsi besar 1MDB.

Rosmah Mansoor dikenal luas karena gaya hidupnya yang mewah dan menggemari tas Hermes Birkin yang harganya selangit. Rosmah berulang kali diperiksa terkait perannya dalam urusan pemerintahan.

Hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Mohamed Zaini Mazlan menyatakan Rosmah juga harus membayar denda atau ganti rugi sebesar 970 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp 3,2 triliun terkait tiga dakwaan penyuapan. Jumlah denda ini merupakan rekor dalam sejarah peradilan Malaysia dan Hakim Zaini Mazlan menambahkan jaksa telah membuktikan dakwaan mereka tanpa keraguan.

Dia akan tetap bebas dengan jaminan sambil menunggu banding.

Sesaat setelah vonis dibacakan, Rosmah berbicara kepada hakim dengan berlinang air mata.

"Saya harus mengakui bahwa saya sangat sedih dengan apa yang terjadi hari ini," ujarnya.

"Tidak ada yang melihat saya mengambil uang, tidak ada yang melihat saya menghitung uang, tapi jika itu kesimpulannya, saya berserah pada Tuhan."

Rosmah (70) mengaku tidak bersalah atas tiga tuduhan soal meminta dan menerima suap antara 2016 dan 2017 untuk membantu perusahaan mendapatkan proyek pembangkit listrik tenaga surya senilai USD 279 juta dari pemerintah Najib.

Jaksa mengatakan Rosmah meminta suap sebesar 187,5 juta ringgit dan menerima 6,5 juta ringgit dari seorang pejabat perusahaan yang memenangkan proyek tersebut.

Rosmah berdalih dia dijebak oleh mantan pejabatnya serta beberapa pejabat pemerintah dan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut.

Dia juga menghadapi 17 pdakwaan pencucian uang dan pengemplangan pajak dalam kasus terpisah.

Pengacaranya Jagjit Singh mengatakan Rosmah kaget dengan putusan tersebut. [pan]