Mantan Istri Johnny Depp Blak-blakan Soal Cerainya

TEMPO.CO, Los Angeles - Johnny Depp dan Vanessa Paradis selama 14 tahun bersama jarang berbicara tentang hubungan mereka. Karenanya, perceraian pasangan ini pada bulan Juni cukup mengagetkan dan memunculkan spekulasi bahwa ada masalah serius di antara mereka.

Kini, Paradis menghentikan bungkamnya dan berbicara tentang semuanya.

"Cinta adalah hal yang paling kuat dan rapuh yang kami miliki," kata Paradis, seperti ditulis di Harper Bazaar edisi September. "Tidak ada yang pernah pasti, tapi ketika sesuatu dalam cinta tidak bekerja dari awal, maka semua tak pernah berhasil."

Paradis menyatakan dia masih jatuh cinta meskipun hubungannya dengan Depp tidak lagi seperti dulu. "Ketika Anda menemukan cinta dalam hidup Anda, maka semua akan menjadi jelas dan alami dan lebih mudah," katanya kepada majalah itu. Namun, "Anda harus terus belajar sepanjang waktu. Kadang-kadang Anda terjebak dalam hubungan yang tidak bahagia; Anda mungkin jatuh cinta dengan sangat pada seseorang tapi hal itu tak membahagiakan Anda dan berpikir semua akan berubah dan Anda akan mendapatkan yang sebaliknya."

Saat masih bersama, Depp dan Paradis lebih banyak tinggal di Paris. Namun beberapa bulan sebelum bercerai mereka pindah ke Los Angeles ketika mereka berpisah. Ketenaran, Paradis mengatakan, adalah sesuatu yang ia tidak siap. "Saya pasti tidak siap untuk ketenaran ketika itu terjadi, tapi tidak ada yang mendorong saya untuk melakukannya. Aku ingin bernyanyi, menari, bekerja," katanya.

Paradis tidak menyebutkan apakah ia sudah mulai berkencan lagi atau belum. Tapi yang pasti dia bilang sudah mengantongi tipe calon suami yang diinginkan. "Yah, tipeku jelas kreatif," katanya. "Kreatif, dengan mata menyala dan mulut cantik." Seperi Depp?

MSNBC | TRIP B

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.