Mantan jaksa agung masuki persaingan untuk Senat AS di Alabama

Washington (Reuters) - Jeff Sessions, yang didepak dari posisi jaksa agung oleh Presiden Donald Trump tahun lalu, pada Kamis (7/11) mengatakan ia akan mencalonkan diri dari Partai Republik dari Alabama dalam pemilihan Senat AS 2020, posisi yang ia lepaskan untuk bergabung dengan pemerintah Trump.

"Kami akan mengajukan dokumen kami besok," kata Sessions di dalam wawancara dengan Fox News setelah mengumumkan pencalonannya di dalam satu pernyataan di jejaringnya.

Trump memaksa Sessions meletakkan jabatan kepala Departemen Kehakiman pada November lalu, setelah berulang-kali mengeritik keputusannya untuk mengundurkan dirinya dari penyelidikan Rusia.

"Ketika saya meninggalkan kabinet Presiden Trump, apakah saya menulis kisah semua buku? Tidak. Apakah saya pergi ke CNN dan menyerang Presiden? Tidak. Apakah saya telah mengatakan teka-teki mengenai Presiden Trump? Tidak," kata Sessions di dalam pernyataan pengumumannya.

Sessions (72) memasuki medan yang penuh sesak untuk mengupayakan pencalonan dari Republik untuk berhadapan dengan Senator Demokrat Doug Jones dalam pemilihan November 2020 di negara bagian Selatan, yang dipandang sebagai dapat diandalkan oleh Republik.

Sessions, yang menduduki kursi Senat dari 1997 sampai 2017, adalah pendukung dini dan setia buat Trump. Tapi setelah dengan secara terbuka diolok-olok oleh presiden tersebut, Sessions didepak pada 7 November 2018. Ia diganti secara singkat oleh Matthew Whitaker sampai William Barr dikukuhkan untuk jabatan itu pada Februari.

Keputusan Sessions untuk mengundurkan diri dari penyelidikan federal mengenai campur-tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016 melicinkan jalan buat pengangkatan Konsul Khusus Robert Mueller. Trump telah mencela penyelidikan Mueller sebagai "perburuan penyihir".

"Sebagaimana setiap orang mengetahui, hubungan Presiden Trump dan saya memiliki naik-turun. Tapi inilah bagian pentingnya: presiden melakukan pekerjaan besar buat Amerika," kata Sessions di dalam pengumuman kampanyenya.

Ketika ditanya dalam wawancara Fox News apakah ia beharap akan mendapat dukungan Trump, Sessions mengatakan, "Saya harap begitu. Saya kira ia akan menghormati pekerjaan saya."

Sessions mengatakan ia belum memiliki kesempatan untuk membahas pencalonannya dengan presiden.

Orang lain yang mengusahakan pencalonan dari Republik meliputi Wakil AS Bradley Byrne, Menteri Luar Negeri Alabama John Merril, mantan pelatih sepak bola Ausburn University Tommy Tuberville dan mantan Kepala Hakim Mahkamah Agung Alabama Roy Moore.

Jones mengalahkan Moore pada 2017, dan menjadi tokoh Demokrat pertama yang menang pemilihan untuk menjadi anggota Senat dari Alabama dalam 25 tahun.

Upaya Moore untuk menjadi anggota Senat tergelincir oleh dugaan kesalahan seksual beberapa dasawarsa lalu, yang melibatkan gadis remaja.