Mantan Kabareskrim Sarankan Polwan Dilibatkan di Pos Jaga Mabes Polri

Syahrul Ansyari, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA - Mantan Kepala Bareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi, menyarankan anggota Polwan dilibatkan dalam penjagaan di Pos Markas Besar Polri. Hal ini untuk mencegah tidak adanya aksi terorisme seperti ZA (25) yang lolos masuk Mabes Polri pada Rabu, 31 Maret 2021.

“Yang jadi pertanyaan apakah memang di penjagaan itu sudah disiapkan Polwan,” kata Ito kepada VIVA pada Kamis, 1 April 2021.

Karena, kata dia, pelaku ZA kemarin menggunakan baju gamis warna hitam sehingga tidak mungkin dilakukan pengecekan atau penggeledahan oleh anggota polisi laki-laki yang berjaga di pos.

“Kalau misalnya kasus ini dia bisa lolos perempuan, tentunya kita melihat dalam sistem pengamanan itu apakah memang polwan dilibatkan untuk melakukan penjagaan atau pemeriksaan terhadap orang yang masuk di unsur pelayanan,” ujarnya.

Baca juga: Irjen Benny Pertanyakan Perempuan Bawa Senpi Bisa Masuk Mabes Polri

Jadi, Ito mengingatkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menempatkan anggota Polwan dalam sistem pengamanan markas. Karena, kejahatan ini modus operandinya terus berkembang sehingga sistem pengamanan harus dievaluasi.

“Pelakunya wanita, apakah didalam protap itu sudah tercantum ada Polwan yang anggota di situ. Kalau ada protap tapi tidak ada Polwan di situ, berarti kelalaian anggota. Ini boleh dikatakan kecolongan,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, ZA masuk ke Gedung Mabes Polri melalui pintu belakang pada Rabu, 31 Maret 2021, sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian, pelaku mengarah ke pos gerbang utama yang ada di Mabes Polri. Lalu, pelaku ZA menanyakan dimana keberadaan kantor pos kepada petugas. Sehingga, petugas memberikan pelayanan kepada pelaku.

“Ditunjukkan arah pos tersebut, namun kemudian yang bersangkutan kembali dan melakukan penyerangan terhadap anggota,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku bernama Zakiah Aini kelahiran 14-9-1995. Diketahui, perempuan ini pekerjaannya sebagai pelajar/ mahasiswa dan berstatus belum menikah.