Mantan Pemain AC Milan Cela Treble Winner Inter 2010

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 1 menit

VIVAInter Milan asuhan Jose Mourinho menorehkan prestasi gemilang pada 2010. Mereka sukses menyabet tiga trofi bergengsi (treble winner), yaitu dengan menjuarai Serie A, Coppa Italia dan Liga Champions.

Nerazzurri belum pernah memenangkan gelar juara sejak saat itu, tetapi mereka adalah tim Italia terakhir yang memenangkan Liga Champions dan satu-satunya tim Italia yang pernah memenangkan treble winner.

Meski demikian, pencapaian tersebut tidak mengesankan bagi Antonio Cassano. Mantan pemain AS Roma dan AC Milan itu mengkritik gaya sepakbola negatif yang diterapkan Mourinho selama melatih di Stadio Giuseppe Meazza.

Gaya sepakbola negatif Mourinho memang menjadi rumus jitu Inter saat menyabet treble winner. Pertahanan solid yang dipadukan serangan balik cepat menjadi komposisi mematikan bagi Inter besutan Mourinho.

"Saya harus mengatakan, Inter adalah tim saya dan mereka memenangkan Liga Champions 11 tahun lalu, tetapi tidak dengan bermain sepakbola," katanya kepada mantan rekan setimnya Christian Vieri di Bobo TV, dilansir Marca.

Cassano yang sudah pensiun dan kini berusia 38 tahun, diketahui pernah menghabiskan satu tahun di Inter antara 2012 dan 2013. Sebelumnya, dia bergabung dengan rival sekota Inter, AC Milan (2011-2012).

Cassano memulai karier di Bari (1999-2001). Kariernya mulai melejit saat memperkuat klub ibukota, AS Roma (2001-2006). Ketajamannya di depan gawang lawan membuatnya direkrut Real Madrid pada 2006.

Sayang kariernya meredup di Real Madrid. Dia hanya setahun di sana, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Sampdoria pada 2007 dan dipermanenkan di sana pada 2008. Cassano bertahan di Sampdoria hingga 2011 sebelum akhirnya dibeli AC Milan.

Cassano sendiri tercatat mengantongi 39 caps di Timnas Italia dalam rentang 2003 hingga 2014 dengan torehan 10 gol. Sebelumnya, dia juga memperkuat Timnas Italia di tingkat usia (U-15, U-16, U-18, U-20, dan U-21).