Mantan Pemain MU Dirampok PSK di Prancis

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemain Paris Saint Germain (PSG), Ander Herrera menjadi korban tindak kriminal yang dilakukan oleh pekerja seks komersial (PSK) di ibu kota Prancis. Akibat kejadian tersebut, mantan pemain Manchester United atau MU dan Athletic Bilbao itu harus kehilangan sejumlah uang yang berada di dompetnya.

Seperti dilansir dari Marca, insiden bermula saat Hernandez tengah berhenti di sebuah lampu merah yang berada di kawasan Bois, tidak jauh dari Parc des Princes atau markas Paris Saint Germain (PSG). Tiba-tiba salah seorang PSK yang biasa mangkal di sana menerobos masuk ke dalam mobilnya.

Pelaku kemudian mengambil dompet dan telepon genggam Ander Herrera yang bisa terlihat dari luar.

Menurut laporan media Prancis, Point, dan sudah dikonfirmasi oleh salah seorang sumber di PSG, perampokan terhadap Herrera berlangsung sekitar pukul 20.00 malam pada Selasa lalu. Saat itu, Herrera yang bermain untuk PSG sedang dalam perjalanan melintasi bagian barat ibu kota Prancis.

Pelaku Minta Diantar ke Sebuah Tempat

Herrera tidak dapat berbuat banyak dalam peristiwa ini. Sebab menurut ingatannya, seperti disampaikan kepada seorang sumber, pelaku memegang sesuatu yang dicurigai adalah senjata.

Setelah merampas harta Herrera, pelaku meminta Ander Herrera untuk mengantarnya ke sebuah alamat agar bersedia mengembalikan telepon genggam yang diambilnya. Tidak punya pilihan lain, Herrera menuruti permintaan itu. Diperkirakan kerugian Herrera mencapai 200 euro.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel