Mantan Rekan Percaya Comeback Alonso Bakal Sukses

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Alonso memutuskan menerima tawaran memperkuat Tim Renault, musim depan jadi Alpine F1, dalam ajang balap jet darat setelah absen selama dua tahun.

Kendati demikian, juara dunia dua kali F1 itu sama sekali tidak berhenti berada di belakang kemudi mobil. Fernando Alonso turun dalam berbagai balapan.

Ia mengikuti World Endurance Championship (WEC), IndyCar Series dan Reli Dakar pada periode 2019 hingga 2020. Alonso sama sekali tidak istirahat.

Pembalap Formula 1, Fernando Alonso, pernah tampil dalam ajang WEC bersama Tim Toyota Gazoo Racing pada 2019.

Pembalap Formula 1, Fernando Alonso, pernah tampil dalam ajang WEC bersama Tim Toyota Gazoo Racing pada 2019.<span class="copyright">Paul Foster</span>
Pembalap Formula 1, Fernando Alonso, pernah tampil dalam ajang WEC bersama Tim Toyota Gazoo Racing pada 2019.Paul Foster

Paul Foster

Moffitt meyakini itu akan sangat membantu pria 39 tahun kebangsaan Spanyol tersebut menjajaki periode keduanya sebagai pembalap Formula 1.

"Saya kira dua tahun ini jadi pengalaman luar biasa baginya. Sebagai juara F1 dia sangat dihormati, namun Alonso tak dapat perlakuan spesial," ujar Moffitt.

"Kami memperlakukannya seperti orang normal. Ada momen menarik ketika kami balapan di Jepang. Dia ditanya jurnalis karena tinggal di hotel yang buruk."

"Saya ingat Alonso mengatakan bahwa jika semua anggota tim tidur di sana, maka dia akan melakukan hal yang sama. Dia tidak mempermasalahkan itu," kata Moffitt.