Mantan Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latief Meninggal Dunia

Ezra Sihite, Irfan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Latief meninggal dunia. Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menjadi pembina upacara pelepasan jenazah Abdul Latief, di rumah duka di Jalan Mapala, Kota Makassar pada hari Minggu, 11 April 2021.

Upacara pelepasan jenazah dimulai dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Atas nama keluarga menyerahkan jenazah almarhum Ir H Abdul Latief, MSi MM kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk dimakamkan di pemakaman umum Panaikang," kata Irjen Pol (Purn) Arifin Rahim yang mewakili keluarga Abdul Latief.

Jenazah Abdul Latief pun diterima oleh Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

"Pada kesempatan penuh rasa belasungkawa ini atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan rasa turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Ir H Abdul Latief, MSi MM. Kita semua ummat beragama yang percaya bahwa kepergian almarhum ini sudah menjadi kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala," tutur Andi Sudirman.

Dia pun mengajak semua hadirin yang hadir untuk bersama-sama mendoakan Abdul Latief agar diampuni segala kekhilafan serta diterima amal baktinya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

"Kepada keluarga almarhum, kami berharap hendaknya dapat menerima kepergian almarhum dengan tabah, ikhlas dan tawakal," kata dia.

Turut hadir pada upacara pelepasan jenazah tersebut di antaranya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, anggota DPR RI Rusdi Masse, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari serta beberapa pejabat lingkup Pemprov Sulsel.

Abdul Latief kelahiran Pinrang 18 agustus 1956 dan tutup usia 64 tahun menghembuskan napas terakhirnya di Primaya Hospital Makassar, Minggu 11 April 2021.

Semasa hidupnya, Abdul Latief pernah menjabat sebagai Sekprov Sulsel 2014 pada masa kepemimpinan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, kala itu. Namun pada2018, dia mengajukan pensiun dini karena mengikuti Pilkada Kabupaten Pinrang.