Mantan Striker Liverpool: Ada Lionel Messi, PSG Malah Lebih Lemah

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Michael Owen mengklaim Paris Saint-Germain (PSG) tidak seimbang dan 'lebih lemah' dengan Lionel Messi di tim.

Pendapat kontroversial dari mantan striker Liverpool dan Manchester United itu keluar setelah ia tidak terkesan dengan penampilan PSG saat bermain imbang 1-1 melawan Club Brugge di Liga Champions, Rabu (15/9/2021) dini hari WIB.

Pasukan Mauricio Pochettino tidak sanggup mengalahkan Belgia, dengan Messi, Neymar dan Kylian Mbappe gagal tampil impresif di lini depan dalam hasil imbang yang mengecewakan.

Piochettino berjuang untuk menemukan keseimbangan antara lini depan tim yang bertabur bintang dan anggota tim lainnya sejauh musim ini.

Oleh karena itu, Michael Owen percaya bahwa masuknya Lionel Messi sebenarnya telah membuat PSG lebih lemah. Ia juga menjagokan tim dari Inggris untuk melaju lebih jauh di Liga Champions.

Kerjasama Tim Kurang

Lionel Messi memainkan laga ke-150 di Liga Champions saat PSG berjumpa Brugge. Semua orang menanti aksi Lionel Messi di Liga Champions dengan seragam anyarnya. (AFP/John Thys)
Lionel Messi memainkan laga ke-150 di Liga Champions saat PSG berjumpa Brugge. Semua orang menanti aksi Lionel Messi di Liga Champions dengan seragam anyarnya. (AFP/John Thys)

Owen merasa bahwa akan sulit bagi Messi, Neymar, dan Mbappe untuk menunjukkan kerjasama di lini depan. Sebab, masing-masing dari mereka ingin unjuk gigi.

“Sebanyak kami ngiler melihat mereka, tim PSG ini dengan para penyerang itu, mereka semua adalah pemain fenomenal dengan panggung mereka sendiri,” kata Owen kepada BT Sport.

"Tapi dengan ketiganya main bareng justru membuatnya PSG lebih lemah bagi saya dan saya tidak begitu mengerti mengapa mereka salah satu favorit untuk itu (Liga Champions). Saya pikir tim Inggris (Chelsea, Liverpool, Manchester City dan Man United) jauh, jauh lebih unggul."

MU Apes

Liverpool, City dan Chelsea semuanya memulai kampanye mereka dengan kemenangan dengan kemenangan masing-masing melawan AC Milan, RB Leipzig dan Zenit.

United, bagaimanapun, gagal mengalahkan Young Boys di Swiss setelah Aaron Wan-Bissaka dikeluarkan menyusul gol pembuka Cristiano Ronaldo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel