Mantan uskup Ruteng dimakamkan di Gereja Katedral Ruteng

Keuskupan Ruteng, Flores, Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan jenazah mantan Uskup Ruteng, Emeritus Mgr Hubertus Leteng yang meninggal di Rumah Sakit Boromeus Bandung, Minggu, dimakamkan di Gereja Katedral Ruteng.

"Kami dari Keuskupan Ruteng telah membentuk panitia dalam rangka penyambut dan pemakaman jenazah Uskup Emeritus Mgr Hubertus Leteng yang dimakamkan di Gereja Katedral Ruteng," kata Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng, Rm Alfons Segar, Pr ketika dihubungi ANTARA dari Kupang, Minggu.

Baca juga: Pimpinan Khatolik silatuhim ke Ketua FKUB Sulteng bahas kerukunan

Ia menjelaskan panitia yang telah dibentuk Keuskupan Ruteng itu untuk mempersiapkan kegiatan penyambutan hingga jenazah mantan pimpinan umat Katolik di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat dimakamkan di Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai.

"Panitia yang dibentuk untuk penyambutan dan pemakaman Mgr Hubert di Gereja Katedral," kata Rm Alfons Segar.

Baca juga: Monsinyur Seno Ngutra resmi jabat Uskup Amboina

Dia mengatakan belum diketahui kapan jenazah mantan Uskup Ruteng itu diterbangkan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai.

"Kami masih koordinasikan dengan pihak Keuskupan Bandung serta Rumah Sakit Boromeus Bandung kapan jenazah diterbangkan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai," kata Rm Alfons Segar.

Baca juga: Uskup: Buya Syafii Maarif perjuangkan iman dalam semangat persaudaraan

Mantan Uskup Ruteng Mgr Emeritus Hubertus Leteng lahir 1 Januari 1959 di Taga, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai meninggal dunia di Rumah Sakit Boromeus Bandung akibat serangan jantung, Minggu pukul 06.00 Wita.

Mgr Emeritus Hubertus Leteng ditahbiskan sebagai imam Keuskupan Ruteng tahun 1988 dan menjabat sebagai Uskup Ruteng sejak 2010 hingga 2017.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel