Mantan Wali Kota Solo Imam Sutopo Tutup Usia, Gibran Beri Penghormatan

Merdeka.com - Merdeka.com - Wali Kota Solo periode 1995-1999 Kolonel Inf (Purn) H Imam Soetopo meninggal dunia pada usia 81 tahun, Senin (11/7). Imam mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 09.28 WIB setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Saat ini jenazah Imam disemayamkan di rumah duka, Jalan KS Tubun No 2, Kelurahan Manahan Solo. Menurut rencana jenazah akan dimakamkan di Pasarean Astana Utara, Nayu, Solo, Selasa (12/7).

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku kehilangan sosok Imam Utomo. Dia mengatakan, sebelum dimakamkan, jenazah akan disemayamkan di Balai Kota Solo, untuk diberikan upacara penghormatan terakhir.

"Besok ada upacara di sini ya, setengah sepuluh," ujar Gibran.

Warga Solo Diajak Turut Mendoakan

Sementara itu Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengajak seluruh warga Solo untuk mendoakan almarhum. Menurutnya, Imam sudah ikut mencurahkan, pikiran, tenaga untuk membangun Kota Bengawan.

"Sudah semestinya kita sebagai masyarakat Solo memberikan penghargaan terakhir ikut mendoakan dan semoga diterima di sisi-Nya," katanya.

Di mata Teguh, Imam merupakan sosok Wali Kota yang memiliki karakter tegas, karena latar belakangnya sebagai pimpinan ABRI. Namun dia juga dikenal dekat dengan masyarakat.

"Beliau itu tegas di satu sisi, tapi juga dekat dengan masyarakat, komunikasinya baik. Beliau kan juga orang Solo, jadi sudah tahu karakteristiknya,” katanya.

Imam meninggalkan seorang istri bernama Siswardinah, 4 orang anak, dan 8 orang cucu. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel