Marak Aksi Pembusuran, Polrestabes Makassar Bentuk Tim Anti Suram

Merdeka.com - Merdeka.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar membentuk Tim Anti Suram (busur, rakitan dan senjata tajam). Tim ini dibentuk untuk menjawab keresahan masyarakat agar penindakan kriminal jalanan seperti begal dan busur yang kerap terjadi di Kota Makassar.

Kepala Satreskrim Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Reonald TS Simanjuntak menjelaskan, Tim Anti Suram ini bertugas untuk mencegah terjadinya tindak pidana pembusuran yang sering terjadi di Kota Makassar. Reonald mengaku dalam tim ini diisi 14 personel.

"Tim ini memonitor, mencari serta mencegah tindak pidana yang busur dan rakitan dan senjata tajam," ujarnya, Sabtu (5/11).

Selama bertugas, polisi yang tergabung dalam Tim Anti Suram ini akan memantau setiap peristiwa yang berkaitan dengan penggunakan senjata tajam tersebut.

"Jadi kalau ada kejadian di Polsek, dia yang koordinasi ke tim inti untuk turun bersama," tegasnya.

Tidak hanya sekadar penindakan saja, kata Reonald, tim ini juga ditugaskan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tak terpancing dengan kabar yang bersifat provokatif dan dapat memicu tawuran warga.

"Jadi bukan hanya penindakan saja. Sosialisasi ke masyarakat," ucapnya.

Sebelumnya, dua kasus kriminal jalanan terjadi di Kota Makassar. Dua kasus tersebut, membuat tiga orang meninggal dunia. [cob]