Marak investasi bodong, masyarakat diminta gunakan Lini Bappebti

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga meminta masyarakat memanfaatkan pusat bantuan Lini Bappebti agar terhindar dari jeratan investasi bodong terutama robot trading yang jumlah aduannya terus bertambah.

“Saya mengimbau kepada masyarakat manfaatkan Lini Bappebti yang telah diresmikan ini untuk aktif bertanya jika ada orang menawarkan investasi tidak jelas, tidak ada izin," katanya usai meresmikan Lini Bappebti di Gedung Bappebti, Jakarta, Kamis.

Wamendag menambahkan sangat tahu banyak pertanyaan, kebingungan dan mispersepsi terhadap investasi. Oleh karena itu, Bappebti hadir melalui Lini Bappebti untuk memberikan jawaban kepada masyarakat yang ingin mengetahui secara lebih mendalam dan spesifik mengetahui investasi.

“Ini satu bentuk komitmen dari Pemerintah, Bappebti, Kementerian Perdagangan untuk memastikan dan menjaga jangan sampai nanti masyarakat dapat informasi yang salah,” ujarnya.

Jerry menyebut sepanjang 2022 ini sudah ada 480 keluhan yang datang melalui media sosial maupun email mengenai investasi seperti robot trading hingga Perdagangan Berjangka Komoditas (PBK), Sistem Resi Gudang (SRG) dan Pasar Lelang Komoditas (PLK).

Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan Lini Bappebti diluncurkan fungsinya sebagai instrumen untuk meyakinkan masyarakat dan memberikan informasi yang benar mengenai investasi.

“Oleh karena itu, Lini Bappebti ini jadikan kesempatan bagi kita untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” ucapnya.

Plt Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko menuturkan Lini Bappebti juga merupakan aksi konkrit dari hasil rapat dengar pendapat yang dilakukan dengan Komisi VI DPR RI pada 25 Mei 2002 lalu yaitu Bappebti agar segera menyediakan layanan pusat bantuan bagi masyarakat.

Hal itu khususnya untuk mengakomodasi para korban praktik perdagangan menggunakan robot trading dan PBK pada umumnya.

“Lini Bappebti merupakan perluasan layanan Bappebti yang mana sebelumnya merupakan saluran pengaduan nasabah pialang berjangka komoditas yang juga bisa disampaikan secara daring melalui situs www.bappebti.go.id/pengaduan online,” ujarnya.

Layanan Lini Bappebti menyediakan empat saluran telepon dengan nomor 021-2301665, 021-2301654, 021-2301645, dan 021-2301663 yang beroperasi setiap hari kerja dari hari Senin-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel