Marak Kejahatan Ekonomi, Presiden Jokowi Minta PPATK Lakukan Tiga Hal Ini

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai bahwa saat ini bentuk kejahatan ekonomi semakin masif, rumit dan kompleks. Kepala negara meminta pihak terkait untuk mengatasi bentuk kejahatan tersebut.

"Dalam memerangi tindak kejahatan ekonomi yang semakin masif, semakin rumit dan juga semakin kompleks, saya minta perhatian pada beberapa hal ini," ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada Peringatan 20 Tahun Gerakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) di Istana Negara, Senin (18/4).

Untuk mengatasi itu, Jokowi mengimbau untuk terus melakukan terobosan hukum. Kecepatan melakukan transformasi digital yang mengadopsi regulatory technology menjadi hal penting.

"Pertama, kita perlu terus-menerus melakukan terobosan. Secepatnya melakukan transformasi digital yang mengadopsi regulatory technology, menemukan terobosan hukum atas berbagai permasalahan-permasalahan yang fundamental," tegasnya.

Kedua, Jokowi meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus meningkatkan layanan digital, mengembangkan platform-platform pelayanan baru dan menyempurnakan terobosan layanan digital yang sudah dimiliki.

Selain itu, mengembangkan pusat pelayanan digital yang lengkap terintegrasi dan real time, serta mampu melayani para pemangku kepentingan dengan cepat, mudah, tepat dan akurat.

Ketiga, ia meminta seluruh kementerian dan lembaga termasuk PPATK sebagai vocal point dan financial intelligence unit agar jeli dan mampu bergerak cepat, memiliki kemampuan dan perangkat untuk menangani modus-modus baru tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme yang telah melewati batas-batas negara serta telah menjadi kejahatan internasional.

"Lakukan antisipasi sedini mungkin di berbagai tingkatan untuk mencegah upaya-upaya yang dapat mengganggu integritas dan stabilitas sistem perekonomian dan sistem keuangan kita dan mengantisipasi peningkatan kegiatan ekonomi seperti cybercrime dan kegiatan lain yang memanfaatkan kecanggihan teknologi," jelas Jokowi. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel