Marc Marquez Absen Panjang, Repsol Honda Diambang Krisis Hasil

Bola.com, Jakarta - Kabar Marc Marquez harus menjalani operasi keempat dan bakal absen panjang dari ajang MotoGP 2022 merupakan pukulan telak buat tim Repsol Honda.

Bukan rahasia lagi, saat ini hanya Marc Marquez yang bisa membawa motor Honda RC213V meraih kemenangan.

Kali terakhir ada pembalap Repsol Honda selain Marc Marquez naik podium pertama adalah Dani Pedrosa. Itupun pada MotoGP Valencia tahun 2017.

Tidak bisa dimungkiri, Repsol Honda tanpa Marc Marquez terhitung mulai MotoGP Katalunya, akhir pekan ini diambang krisis hasil yang sangat panjang.

Tahun 2020

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (AP/Antonio Calanni)
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. (AP/Antonio Calanni)

Bisa dilihat ketika Repsol Honda tanpa Marc Marquez pada MotoGP 2020. Kala itu, Honda mengakhiri musim tanpa kemenangan.

Beruntung kala itu, adik Marc Marquez, Alex Marquez masih bisa menyelamatkan muka tim Repsol Honda lewat sumbangan dua kali finis podium kedua.

Usai puasa kemenangan di MotoGP 2020, pembalap yang mengakhiri tren tanpa podium teratas Repsol Honda lagi-lagi Marc Marquez pada balapan MotoGP Jerman 2021.

Catatan ini menampakkan dengan jelas ketergantungan Repsol Honda dengan sosok Marc Marquez.

Komentar Alberto Puig

Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. (LLUIS GENE / AFP)
Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. (LLUIS GENE / AFP)

Manajer Repsol Honda, Alberto Puig mengakui situasi tanpa Marc Marquez sangat rumit untuk tim.

"Jelas, ini sangat rumit dan tiga musim terakhir begitu sulit. Tapi, seperti yang sering saya katakan, hidup bukanlah apa yang Anda inginkan," kata Puig.

"Ini adalah situasi yang kami alami saat ini dan kami harus terus berjalan, kami perlu memahami, selama periode ini tanpa Marc, bagaimana kami dapat terus meningkatkan RC213V," lanjutnya.

Keputusan Tepat

Pembalap penguji Suzuki, Sylvain Guintoli beranggapan operasi keempat pada lengan kanan merupakan sebuah keputusan tepat yang diambil Marc Marquez.

"Cedera tersebut telah mencapai titik di mana telah menghambatnya (karier Marc Marquez pada MotoGP)," kata Guintoli, pembalap penguji Suzuki, kepada BT Sport.

"Dia tidak nyaman di atas motor. Dia menderita, dia dapat melihat bahwa itu tidak menjadi lebih baik. Hal ini semakin buruk," lanjutnya.

Mimpi Buruk Belum Usai

Marc Marquez pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mundur dari balapan utama. Tim medis mengonfirmasi ia menderita gegar otak ringan dan memar. Setelah tiba di Spanyol ia divonis menderita diplopia atau penglihatan ganda yang ketiga kali. (AP/Achmad Ibrahim)
Marc Marquez pun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat dan mundur dari balapan utama. Tim medis mengonfirmasi ia menderita gegar otak ringan dan memar. Setelah tiba di Spanyol ia divonis menderita diplopia atau penglihatan ganda yang ketiga kali. (AP/Achmad Ibrahim)

Guintoli mengingatkan seperti kasus sebelumnya, operasi keempat yang dijalani Marc Marquez pada lengan kanan tidak serta merta membuat mimpi buruknya usai.

Maksudnya apa yang terjadi pasca operasi nanti, sama sekali tidak bisa diprediksi.

"Para ahli bedah mengatakan: 'Ini tidak akan mudah tetapi kita bisa membuatnya lebih baik'," ungkap Guintoli.

"Mimpi buruk belum selesai," lanjut pembalap yang pernah mentas di Kejuaraan Dunia Superbike.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel