Marc Marquez Dilarang Kendarai Motor Selama Jeda Balapan MotoGP

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, masih mempunyai berbagai larangan ketat demi menjaga kebugaran tubuhnya. Pembatasan tersebut merupakan langkah ketat setelah Marc Marquez absen selama sembilan bulan dari lintasan balap akibat cedera.

Marc Marquez mengatakan, bahwa dirinya dilarang untuk mengendarai sepeda motor apapun, selama jeda balapan MotoGP musim ini. Hal itu untuk menjaga kondisinya tetap prima.

Sebab, kondisi fisik pembalap berjuluk The Baby Alien itu hingga kini belum 100 persen fit untuk beraktivitas secara bebas termasuk menunggangi motor. Makanya, tim hanya menyarankan Marc Marquez berkendara saat sesi balapan resmi saja.

Itu artinya, Marc Marquez baru bisa kembali mengendari motor saat sesi latihan bebas pada MotoGP Spanyol 2021, pada Jumat 30 April 2021 mendatang.

"Poin pentingnya bahwa kami sudah berbicara dengan dokter sebelum perlombaan ini, dan kembali ke kompetisi yang berarti berlatih di rumah harus dikurangi," kata Marc Marquez, seperti dikutip Motorsport.

"Jadi, dari balapan ke balapan saya sekarang tidak akan naik motor apapun. Saya hanya akan berlatih di tempat kebugaran maksimal tiga atau empat hari, dengan tidak banyak beban," ujarnya.

Meski begitu, Marc Marquez mengaku, bahwa dirinya sulit untuk bisa menahan diri saat berada di lintasan balap, kendati tetap ada beberapa batasan tertentu.

Sebagai contoh, saat momen comeback-nya di MotoGP Portugal 2021, Marc Marquez mampu menyelsaikan balapan di urutan ketujuh, dan mampu duduk di posisi ke-14 klasemen sementara dengan meraih sembilan poin.

"Saya berkendara dengan gaya yang sangat aneh dan tidak bisa melakukan apa-apa. Misalnya, pada tujuh lap terakhir saya bahkan tidak menggunakan siku saya untuk menyentuh tanah," ucapnya.

"Sekarang, saya hanya akan mengendarai motor dari balapan ke balapan. Setelah nantinya melakukan pemeriksaan rutin berikutnya, kita akan lihat bagaimana keadaan tulang ini apakah sudah bisa ditambahkan bebannya atau masih belum," ungkap pembalap berusia 28 tahun tersebut.