Marco Motta Menyikapi Penundaan Shopee Liga 1 2020 dengan Bijak

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Bek Persija Jakarta, Marco Motta, menyikapi penundaan Shopee Liga 1 2020 dengan bijak. Menurut Motta, keputusan itu diambil demi kesehatan dan keselamatan semua pihak, termasuk suporter Persija, Jakmania.

Shopee Liga 1 2020 diputuskan kembali ditunda selama empat bulan atau sampai awal 2021. Langkah itu diambil karena PSSI dan PT LIB tak mendapatkan izin menggelar kompetisi dalam waktu dekat.

Keputusan itu tentu saja merugikan klub, pemain, dan ofisial yang telah melakukan persiapan lanjutan Shopee Liga 1 2020. Namun, Marco Motta berharap semua pihak tetap semangat dan tidak menyerah dengan keputusan tersebut.

"Saya sudah siap, kami semua sudah siap. Sayangnya, kita harus menunggu negara, kesehatan, dan keamanan kalian semua Jak," tulis Marco Motta dalam keterangan foto di akun Instagram.

"Keputusan yang sulit diterima, akan tetapi kami punya alasan yang bagus untuk menunggu lebih lama lagi. Tetap kuat. Saya tidak menyerah, Anda juga tidak harus menyerah," tegas pemain asal Italia itu.

Persija Jakarta memilih meliburkan pemainnya sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Keputusan itu diambil karena sampai saat ini manajemen belum menerima surat resmi dari PSSI dan PT LIB terkait penundaan Shopee Liga 1 2020.

Merasa Hampa

Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, saat melawan PSM Makassar pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar, saat melawan PSM Makassar pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara itu, reaksi berbeda ditunjukkan kiper Persija Jakarta, Shahar Ginanjar. Menurut Shahar, penundaan Shopee Liga 1 2020 sampai Februari 2021 membuat hari-harinya hampa.

"Saya merasa penundaan ini banyak sekali yang dirugikan, apalagi dari klub. Saya sebagai pemain juga merasa ada yang hampa dalam kerjaan ini," ujar Shahar.

Penundaan Shopee Liga 1 2020 dianggap Shahar tidak wajar. Penilaian itu mengacu pada event-event yang bisa digelar pada masa pandemi COVID-19.

"Banyak keramaian yang diizinkan dengan protokol yang biasa saja. Akan tetapi, kami latihan juga menggunakan protokol yang baik dan ketat, seperti rapid test dan swab test," ucap Shahar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini