Mari Cuci Uang di Hong Kong

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

PLASADANA.COM - Hong Kong boleh jadi surga untuk kegiatan pencucian uang (money laundring). Banyak kasus membuktikan, hukumannya hanya kena sampai kurir paling ujung.

Coba simak kisah Luo Juncheng ini. Pria putus sekolah asal Guangdong, Cina, ini baru punya rekening bank sekitar empat tahun silam, saat usianya 19 tahun. Rekening pertama dibuka di Chiyu Bank di Hong Kong, anak perusahaan Bank of China.

Tapi delapan bulan kemudian, dia melakukan transfer sebesar US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 10,2 triliun lewat
rekeningnya itu, ke 5.000 rekening tabungan. Ada 3.500 penarikan yang dilakukan. Dan ternyata: inilah aksi pencucian uang terbesar di negara tersebut.

Luo tertangkap. Hukumannya 10,5 tahun penjara, dengan tuduhan melakukan transfer dana ilegal. Tapi itu dia lakukan sudah berbulan-bulan, namun tidak terdeteksi atau memang ada pembiaran.

Menariknya lagi dalam kasus ini, hanya Luo yang tertangkap. Walaupun sebenarnya terbukti, kejahatan tersebut tidak dilakukan oleh Luo sendiri.

Menurut catatan Reuters, hukuman yang diterima Luo hanya satu dari sedikit peristiwa pencucian uang di Hong Kong.
Kota ini memang terkenal sebagai penghubung transfer dana, baik legal maupun tidak, yang dilakukan oleh orang kaya Cina atau penjudi di Macau.

Pelaku pencucian uang sebelumnya yang sudah tertangkap adalah Lam Mei-Ling. Uniknya, wanita 61 tahun ini buta hurup. Kini, dia mendekam di penjara untuk menjalani vonis 10 tahun.

"Lam dan Luo hanyalah gerigi dari mesin uang yang lebih besar," papar Steve Vickers, CEO Steve Vickers and Associates, perusahaan konsultan risiko. "Ini seperti membunuh dua anak ayam di depan kera."

Bagi Vickers, itu semua tidak ada manfaatnya. Tapi itulah pandangan legal yang ada di Hong Kong. Menuntut dua "kurcaci" dengan perannya dalam pencucian uang itu, tanpa terus menarik yang terkoneksi dengan mereka.

Sejak tahun lalu, Hong Kong mulai berbenah untuk menghadapi kasus pencucian uang. Lahirlah yang namanya Anti Money Laundering Ordinance (AMLO). Melalui peragkat hukum ini, bank ikut diburu. Sebelumnya bank tempat pencucian uang tidak bisa dikenakan tuduhan kriminal.

Penulis: Nur cahyo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...