Mari Cuci Uang di Hong Kong

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Merdeka.com
    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    MERDEKA.COM. Koalisi Anti Utang (KAU) menyebut ketergantungan Indonesia pada utang asing khususnya pada Singapura berbahaya. Pasalnya, jika terjadi konflik, maka Singapura dapat menghancurkan Indonesia melalui aspek utang.Ketua KAU, Dani Setiawan, menuding Singapura sebetulnya hanya broker atau kepanjangan tangan investor dari negara Eropa. Maka dari itu, mereka memegang kendali supply utang."Dalam skenarionya seperti itu, di mana Singapura selama ini menjadi posisi tuan rumah lembaga investasi …

  • Konsumen Thailand Paling Royal Memberi Tip

    Konsumen Thailand Paling Royal Memberi Tip

    Tempo
    Konsumen Thailand Paling Royal Memberi Tip

    TEMPO.CO , Jakarta - Penelitian MasterCard di 16 negara Asia Pasifik menunjukkan konsumen Thailand paling dermawan memberi uang tip. Thailand pun dinobatkan sebagai "The Nation of Top Tippers 2014", menggantikan Bangladesh. Penelitian dilaksanakan pada Oktober dan November 2013 dengan 7.932 responden berusia 18-64 tahun di 14 negara Asia Pasifik. …

PLASADANA.COM - Hong Kong boleh jadi surga untuk kegiatan pencucian uang (money laundring). Banyak kasus membuktikan, hukumannya hanya kena sampai kurir paling ujung.

Coba simak kisah Luo Juncheng ini. Pria putus sekolah asal Guangdong, Cina, ini baru punya rekening bank sekitar empat tahun silam, saat usianya 19 tahun. Rekening pertama dibuka di Chiyu Bank di Hong Kong, anak perusahaan Bank of China.

Tapi delapan bulan kemudian, dia melakukan transfer sebesar US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 10,2 triliun lewat
rekeningnya itu, ke 5.000 rekening tabungan. Ada 3.500 penarikan yang dilakukan. Dan ternyata: inilah aksi pencucian uang terbesar di negara tersebut.

Luo tertangkap. Hukumannya 10,5 tahun penjara, dengan tuduhan melakukan transfer dana ilegal. Tapi itu dia lakukan sudah berbulan-bulan, namun tidak terdeteksi atau memang ada pembiaran.

Menariknya lagi dalam kasus ini, hanya Luo yang tertangkap. Walaupun sebenarnya terbukti, kejahatan tersebut tidak dilakukan oleh Luo sendiri.

Menurut catatan Reuters, hukuman yang diterima Luo hanya satu dari sedikit peristiwa pencucian uang di Hong Kong.
Kota ini memang terkenal sebagai penghubung transfer dana, baik legal maupun tidak, yang dilakukan oleh orang kaya Cina atau penjudi di Macau.

Pelaku pencucian uang sebelumnya yang sudah tertangkap adalah Lam Mei-Ling. Uniknya, wanita 61 tahun ini buta hurup. Kini, dia mendekam di penjara untuk menjalani vonis 10 tahun.

"Lam dan Luo hanyalah gerigi dari mesin uang yang lebih besar," papar Steve Vickers, CEO Steve Vickers and Associates, perusahaan konsultan risiko. "Ini seperti membunuh dua anak ayam di depan kera."

Bagi Vickers, itu semua tidak ada manfaatnya. Tapi itulah pandangan legal yang ada di Hong Kong. Menuntut dua "kurcaci" dengan perannya dalam pencucian uang itu, tanpa terus menarik yang terkoneksi dengan mereka.

Sejak tahun lalu, Hong Kong mulai berbenah untuk menghadapi kasus pencucian uang. Lahirlah yang namanya Anti Money Laundering Ordinance (AMLO). Melalui peragkat hukum ini, bank ikut diburu. Sebelumnya bank tempat pencucian uang tidak bisa dikenakan tuduhan kriminal.

Penulis: Nur cahyo

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...