Marinir Akan Kirim Pasukan Tempur ke Kongo

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono hari ini memimpin Apel Gelar Kesiapan Personel dan Perlengkapan Satgas Rapid Deployable Battalion (RDB) TNI Konga XXXIX-C Monusco Tahun 2021 di Lapangan Brigif 1 Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.

Apel Kesiapan Gelar Pasukan itu dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan personel serta senjata perseorangan Marinir TNI AL yang akan ditugaskan selama satu tahun kedepan dalam menjalankan misi perdamaian dunia bersama PBB di Democratic Republic of Kongo, Afrika.

Mayjen TNI Suhartono menyampaikan, keterlibatan Prajurit Korps Marinir dalam misi pemeliharaan perdamaian adalah wujud kelercayaan negara dan dunia yang merupakan implementasi dari tugas Korps Marinir dalam rangka melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Sebagai duta negara dan bangsa di Democratic Republic Of Congo saya berpesan kepada seluruh Prajurit agar selalu menjaga nama baik bangsa Indonesia. Laksanakan tugas dengan baik dan tanggung jawab, hindari pelanggaran serta berperilakulah sesuai dengan norma-norma kemanusiaan, tugas adalah kepercayaan, kepercayaan adalah kehormatan dan kehormatan adalah harga diri yang harus dipertaruhkan oleh setiap Prajurit Petarung Korps Marinir," kata Dankormar Mayjen TNI Suhartono, Selasa, 5 Januari 2021.

Untuk diketahui, keterlibatan personel TNI dalam misi perdamaian di Democratic Republic of Congo bukan baru kali ini saja dilakukan. TNI dikenal merupakan Satuan Tugas (Satgas) yang berperan aktif dalam misi perdamaian dunia di negara yang kini tengah dilanda konflik saudara itu. Bahkan, terakhir pada tanggal 19 Desember 2020 lalu, sejumlah personel TNI yang bertugas di Kongo telah berhasil menyelamatkan empat orang warga sipil dari aksi perampokan yang diduga dilakukan oleh para pemberontak bersenjata di Desa Crispin, Kongo, Afrika.

Personel TNI dari Satgas Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO itu telah berhasil memukul mundur para pemberontak bersenjata kembali masuk ke kawasan hutan yang menjadi tempat persembunyiannya.

Untuk diketahui pula, hadir dalam kegiatan Apel Gelar Kesiapan Prajurit Korps Marinir tersebut sejumlah Perwira Tinggi TNI AL, diantaranya Danpasmar I Brigjen TNI (Mar) Hermanto, Wadan Kormar Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, Wadan Pasmar Kolonel Marinir Sugianto.

Baca juga: KSAL Tegaskan Sea Glider Tidak Dapat Memantau Kapal Militer TNI