Marinir Pengangkat Jenazah 7 Jenderal TNI Korban PKI Meninggal Dunia

·Bacaan 1 menit

VIVAInnalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun...

Kabar duka datang dari Korps Marinir, Tentara Nasional Indonesia (TNI), sesepuh baret jingga, Sersan Mayor (Serma) KKO (Purnawirawan) H Samuri telah berpulang untuk selamanya.

Dari informasi resmi Korps Marinir dilansir VIVA Militer, Senin 26 Juli 2021, almarhum meninggal dunia setelah menderita sakit di kediamannya di Jawa Timur.

Jenazah almarhum dikebumikan melalui upacara kemiliteran yang dipimpin Komandan Batalyon Marinir Howitzer 2, Mayor Mar Kiagus Fauzan Azima. Setelah disemayamkan, jasad almarhum Serma Samur dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 Nopember Surabaya.

"Rangkaian upacara pemakaman diawali dengan penghormatan senjata bersangkur dan tembakan salvo yang merupakan penghormatan sekaligus penghargaan tertinggi untuk prajurit yang memiliki tanda jasa serta pelaku sejarah pengangkat jenazah Pahlawan Revolusi," tulis Korps Marinir.

Almarhum merupakan saksi penting sejarah pemberontakan G 30 S/PKI yang pecah pada tahun 1965. Beliau merupakan salah satu prajurit TNI dari KKO yang mengangkat dan mengevakuasi jenazah para Jenderal TNI yang dibunuh di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Baca: Dituduh Teroris, Sniper Militer Iran Guncang Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel