Mark Cuban: Ini Tipe Orang yang Harus Anda Pekerjakan dan Sebaliknya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Mark Cuban adalah pendiri platform radio internet bernama Broadcast.com di tahun 1995, yang empat tahun kemudian diakuisisi oleh Yahoo senilai USD 5,7 miliar. Ini menjadikan dirinya sebagai salah satu orang paling kaya.

Hingga saat ini, investor utama di serial televisi "Shark Tank" ABC sekaligus pemilik Dallas Mavericks tersebut telah berinvestasi di ratusan perusahaan sukses di bidang teknologi.

Dilansir dari CNBC, Selasa (6/4/2021), Mark Cuban telah melontarkan pernyataan menarik terkait salah satu rahasia suksesnya. Rahasia yang dimaksud adalah kemampuannya untuk mempekerjakan orang yang tepat.

"Anda menginginkan yang terbaik," kata Cuban dalam episode podcast "Starting Greatness" baru-baru ini. “Anda ingin orang yang dapat mempercepat (pekerjaan) Anda dan benar-benar tahu apa yang ingin Anda capai, yang sesuai dengan visi.”

Menurutnya, hal ini sangatlah penting karena mempekerjakan orang yang salah dapat menyebabkan terjadinya "sakit kepala" yang sebenarnya tidak perlu.

Saat memutuskan siapa yang akan dipekerjakan, Cuban merekomendasikan untuk bertanya pada diri sendiri apakah kepribadian, tujuan, dan aspirasi kandidat sesuai dengan "kompetensi inti" dari perusahaan Anda.

Karyawan seperti ini akan menjadi "pengurang stres", katanya.

"Anda tentu tidak ingin membayar seseorang yang akan menyebabkan banyak stres. Anda membutuhkan orang-orang di mana, jika Anda menyuruh mereka melakukan A, B, dan C, mereka mengerjakan A, B, dan C dengan sempurna,” jelas Cuban. Itulah yang dimaksudnya berperan dalam mengurangi stres.

Beberapa karyawan ingin melangkah lebih jauh untuk menyelesaikan tugas "D, E dan F", katanya. “Anda menginginkan sebagian dari itu, tetapi Anda tidak ingin terlalu banyak, karena mereka mungkin (justru) tidak menyelesaikan A, B, dan C,” tambahnya.

Bagaimana dengan karyawan yang visioner?

Mark Cuban, seorang triliuner mendukung Hillary Clinton untuk menjadi presiden. Mengetahui hal itu, Donald Trump mengatakan bahwa Mark adalah pria bodoh. (CNBC)
Mark Cuban, seorang triliuner mendukung Hillary Clinton untuk menjadi presiden. Mengetahui hal itu, Donald Trump mengatakan bahwa Mark adalah pria bodoh. (CNBC)

Mungkin juga ada karyawan yang "visioner," kata Cuban, yang melompat ke tugas "G, H dan I" tanpa diminta.

“Kecuali Anda mencoba menempatkan mereka dalam posisi visioner, mereka adalah masalah. Mereka tidak cocok dengan budaya, karena Anda tidak boleh bertentangan dengan visi perusahaan," lanjutnya. “Anda harus mempekerjakan orang yang tepat untuk peran yang tepat.”

Sebagai contoh, dia mengacu pada pentingnya memiliki "orang yang merekatkan" atau “glue guys” pada tim bola basket. Menurut Cuban, mereka adalah orang-orang yang "tahu perannya".

Mereka penting karena mereka akan "siap mati demi bola dan bangkit lagi". Meskipun, mereka mungkin tidak mendapatkan semua kredit untuk kemenangan, tetapi mereka adalah tipe orang-orang yang "Anda tidak bisa hidup tanpanya," ujar Cuban.

“Mereka adalah orang-orang yang Anda beri kenaikan gaji, meskipun mereka mungkin tidak memintanya, karena Anda tahu dan sangat cepat menyadari bahwa Anda tidak dapat hidup tanpanya.”

"Carilah titik-titik rasa sakitmu (dan biarkan mereka) menyelesaikannya. Jadi, “pekerjakan dengan matang dan cepat pecat (bila dibutuhkan). Begitu Anda menyadari bahwa seseorang adalah pencipta stres, Anda harus menyingkirkan mereka," pungkas Cuban.

Reporter: Priscilla Dewi Kirana

Saksikan Video Ini