Mark Hoppus Blink 182 Berhasil Lawan Kanker Stadium 4

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Kabar bahagia datang dari pemain bass Blink 182, Mark Hoppus. Setelah hampir setengah tahun berjuang melawan kanker limfoma stadium empat yang dideritanya, kini ia dinyatakan sembuh dari penyakit tersebut.

“Baru saja menemui dokter onkologiku dan aku dinyatakan bebas dari kanker!,” tulisnya dalam sebuah unggahan pada Kamis (30/09). Atas rasa bahagianya tersebut, ia juga mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan, alam semesta, teman-teman, keluarga, dan setiap orang yang telah mendukungnya berjuang melawan kanker.

TERKAIT: 35 Detik, Lagu Baru Blink 182 Dikira Lelucon

TERKAIT: Grup Musik 90an yang Lama Mati Namun Tetap Dicari

TERKAIT: Tom DeLonge Ingin Reuni Bareng Blink-182

Meski berhasil melawan kanker, Mark masih harus melakukan pengecekan kesehatan rutin setiap enam bulan untuk memastikan kondisi tubuhnya. “Masih harus melakukan pemindaian setiap enam bulan dan itu aku akan baru bisa kembali normal di akhir tahun ini. Namun hari ini adalah hari yang luar biasa dan aku merasa diberkati,” tutup Mark Hoppus dalam unggahan tersebut.

Selalu Optimis

Mark Hoppus Blink 182. (Twitter/ markhoppus)
Mark Hoppus Blink 182. (Twitter/ markhoppus)

Sejak awal Mark menjalani perawatan kemoterapi pada Juni lalu, pria 49 tahun ini selalu menunjukkan rasa optimisnya untuk sembuh. Meski tahu betul perjalanan melawan kanker akan panjang, ia selalu tampak bersikap positif.

“Aku masih akan melakukan perawatan dalam beberapa bulan ke depan, tapi aku mencoba untuk tetap penuh harapan dan positif,” tuturnya dalam sebuah Instagram story yang diunggah pada Juni lalu.

Dilansir dari Billboard pada Jumat (1/9), kanker yang dialami Mark merupakan gen bawaan yang diturunkan oleh sang ibu. Ia juga bercerita bahwa ibunya pernah melawan jenis kanker yang sama, ditambah kanker payudara sebanyak dua kali.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel